PKM di Pangkep, FKM UMI Fokus pada Kesehatan Kelompok Wanita Nelayan

Senin, 26 Juli 2021 13:48

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — FKM UMI melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat di Wilayah Pesisir Maccini Baji Pangkep, Ahad (26/07/2021).

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Fakultas Perikanan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali mendapat kepercayaan dari Direktorat Sumber Daya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di wilayah Pesisir Maccini Baji Pangkep, Ahad (25/07/2021).

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan tri darma Perguruan Tinggi dengan tujuan Meningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja kelompok wanita nelayan serta diversifikasi produk olahan ikan.

Dr. Yusriani, SKM., M.Kes selaku ketua tim pengabdi dalam sambutannya mengatakan bahwa Kegiatan PKM mendapatkan bantuan pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan tentang pentingnya hygiene personal, manfaat penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan cara penggunaan APD yang benar, pola pencarian pengobatan dan perawatan penyakit kulit sehingga stigma masyarakat tentang bahaya penyakit kulit dapat lebih ditingkatkan, cara pengolahan ikan yang tidak terjual di pasaran menjadi sempol ikan yang dapat menciptakan peluang usaha dari produknya tersebut.

Sempol Ikan ini merupakan sebuah inovasi baru yang unik dan langka. Selain itu bahan dasar pembuatannya mudah didapatkan, dan menghasilkan produk yang memilki kandungan gizi yang baik, juga memliki nilai jual.

Sementara itu, Dr. dr. H. Muh. Khidri Alwi selaku anggota tim penyelenggara mengatakan bahwa tema kegiatan PKM ini berangkat dari adanya masalah tingginya angka kejadian penyakit kulit pada kelompok wanita nelayan, sehingga melalui kegiatan ini kesehatan dan keselamatan kerja nelayan di wilayah pesisir Maccini Baji dapat lebih ditingkatkan.

“Terima kasih atas partisipasi dan dukungan dari pemerintah dan juga masyarakat khususnya di wilayah pesisir maccini baji, semoga dengan kegiatan PKM ini masyarakat bisa lebih memperhatikan Kesehatan dan keselamatan kerja,” ucapnya.

Selain itu, Dr. Ir. Ernaningsih, M.Si yang merupakan dosen perikanan Universitas Muslim Indonesia juga menambahkan bahwa hasil penangkapan ikan di wilayah pesisir Maccini Baji cukup banyak yang kemudian di jual di pasaran.

Namun terkadang hasil penjualan tidak begitu membaik. Sehingga sebagian ikan tak dapat di jual, dan saat tidak lagi layak di jual pada akhirnya membusuk dan dibuang.

Tentu saja ini menjadi masalah bagi keadaan masyarakat khususnya nelayan. Pembuangan ikan tentu akan menjadi masalah pencemaran lingkungan dan menimbulkan bau busuk.

Olehnya itu pemberdayaan Masyarakat perlu di lakukan terkait dengan pemanfaatan sumber daya Alam. Sesuai dengan permasalahan di atas mengenai pembuangan ikan yang tidak laku di pasaran.

Akan lebih baik bila ikan tersebut di jadikan sebagai makanan yang sehat dan kaya gizi juga memiliki nilai jual.

Salah satu bentuk pemberdayaan yang terkait adalah pelatihan pembuatan sempol ikan. Yang tentu saja aman, sehat dan kaya Gizi. Sehingga ikan yang ada tidak di simpan lama hingga tidak layak di makan dan akhirnya di buang.

Kegiatan sosialisasi PKM ini disambut dengan hangat dan antusias oleh pemerintah dan masyarakat khususnya di wilayah pesisir Maccini Baji Kabupaten Pangkep.

” Semoga dengan kegiatan ini kesehatan kami dalam bekerja terjaga dan produktivitas kerja pun bisa meningkat,” ucap salah satu peserta PKM. (*)

Komentar

VIDEO TERKINI