Hargai Karya, Jujur Berbisnis Daring

Jumat, 30 Juli 2021 12:29

FAJAR.CO.ID, Palopo – Sebanyak 699 peserta antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 30 Juli 2021 di Palopo, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Sejahtera Lewat Dunia Digital”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari fasilitator National Support for Local Investment Climates (NSLIC), Sri Dewi Jayanti Biahimo; presenter TV, Ayi Dara; Trainer Digital Entrepreneur, Maya Oktharia; dan dosen, peneliti, sekaligus narablog, Nurul Fadhillah. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Shinta Ardan selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Pemateri pertama adalah Dewi yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Literasi Digital di Dunia Lokapasar”. Menurut dia, pandemi melahirkan tantangan sekaligus peluang baru bagi pengusaha untuk beradaptasi dengan e-pasar. Nilai transaksinya yang naik 84 triliun rupiah dibanding tahun lalu menjadi indikator pesatnya perkembangan perniagaan digital di Indonesia.

Berikutnya, Ayi menyampaikan materi etika digital berjudul “Pengetahuan Dasar dan Aturan Usaha Daring”. Ia mengatakan, dalam usaha daring, sikap ramah, jujur, responsif, santun, dan menghargai persaingan adalah etika yang harus dimiliki. Ini bertujuan untuk memberikan kesadaran ke pelaku bisnis, mewujudkan manajemen yang baik, dan menjauhkan citra buruk.

Sebagai pemateri ketiga, Maya membawakan tema budaya digital tentang “Peran Literasi untuk Mengubah Pola Pikir Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”.

Menurut dia, Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengontrol hasrat konsumerisme, antara lain menentukan batasan kebutuhan, skala prioritas, dan anggaran belanja. Cermat menilai harga miring dengan kualitas barang, menghindari panic buying dan stalking toko daring juga penting untuk meningkatkan kontrol diri.

Komentar

VIDEO TERKINI