Mattoanging Dirancang Setahun Anggaran, DPRD: Jangan Abaikan Perda APBD 2021

Sabtu, 31 Juli 2021 13:25

Atlit atletik berlatih rutin di kompleks Stadion Andi Matalatta Jumat, 30 Juli. Sejak dirubuhkan atlit berlatih denagan fasilitas apa adanya -- TAWAKKAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel berencana mengubah skema penganggaran tindaklanjut pembangunan Stadion Andi Mattoanging. Dari sebelumnya anggaran multiyear (bertahap) menjadi singleyear (setahun anggaran).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Andi Arwin Azis mengatakan pembangunan Stadion Mattoanging yang baru diproyeksi menelan biaya sekitar Rp 370 miliar. Pendanaannya murni bersumber dari APBD.

Anggaran itu dipangkas dari perencanaan sebelumnya yakni Rp 1,2 triliun dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Soal kapasitasnya juga tidak lagi sampai 40.000 penonton berdasarkan detail design engineering (DED) yang disusun PT. Arkonin. Namun, seperduanya yakni 20.000 penonton.

“Tidak masalah juga karena Bapak Menpora bilang kapasitas 20.000 tetap bisa berstandar FIFA,” katanya.

Kendati demikian, dia menegaskan, soal bagaimana rencana penganggarannya nanti tentu harus menunggu penetapan melalui sidang paripurna DPRD Sulsel tentang Kebijakan Umum APBD (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022 yang dijadwalkan Agustus nanti.

“Ini skemanya single years, tidak lagi multiyears. Tahap satu itu sudah langsung bisa fungsional minimal lapangan dengan tribun VIP dan lanskap di sekitar lokasi sudah tersaji dalam satu tahun anggaran,” sebut Arwin.

Arwin menambahkan, meskipun pembiayaannya akan mengandalkan APBD, namun tetap akan diusahakan ada sumbangsih dari APBN.”Metode pembangunan juga dengan design and build kok. Saat ini, kami juga fokus merampungkan design ultimatenya,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekjen Red Gank, Sadakati Sukma menegaskan, tahun ini urusan design dan perizinan dengan Pemkot Makassar harusnya sudah rampung. Dengan begitu, paling lambat awal tahun depan sudah mulai dikerjakan. “Kami maklumi untuk APBD Perubahan tahun ini cukup sulit. Apalagi kan sedang pandemi. Tetapi tahun depan tidak ada lagi alasan. Harus sudah mulai dikerjakan,” tegasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI