PMI Makassar Dirikan Unit Bisnis Melati Laundry Melawan Covid-19

Sabtu, 31 Juli 2021 12:09

Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus dalam kepengurusan Dr.Syamsu Rizal MI,M.Si. (Deng Ical) di PMI Kota Makassar. Salah satu upaya PMI Kota Makassar dalam mengembangkan SDM yang unggul adalah melalui pengembangan kewirausahaan.

“Perang melawan corona terus berlanjut, PPKM pun kembali diperpanjang, banyak UMKM yang angkat bendera putih, PMI tidak mau ketinggalan mengambil bagian dalam perang melawan Covid-19 melalui pendirian unit usaha laundry dengan tagline “basmi kuman, lawan Covid bersama PMI” yang diberi nama usaha Melati Laundry” kata Ketua PMI Kota Makassar ini.

Melati Laundry oleh PMI Kota Makassar berlokasi tepatnya di Jl. Hertasning Baru A (Belakang Kampus Mega Rezky, Jurusan Sebelah Kiri Roti Daeng)

Deng Ical mengatakan selain lokasi usaha yang sangat strategis, Melati Laundry juga menggunakan konsep gotong royong dalam mendirikan usaha yang bertujuan untuk memproduktifkan dana nganggur masyarakat menjadi sebuah unit usaha yang bisa membasmi kuman sekaligus juga dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat luas di saat banyaknya PHK yang terjadi di masa pandemi dan PPKM.

Sementara itu, Ketua PSD PMI Kota Makassar, Bachnar B.Abdullah,SH. menjelaskan Melati Laundry adalah konsep bisnis pertama dalam berinvestasi sekaligus berdonasi untuk program kemanusiaan.

“Dengan bergabung menjadi Investor maka anda ikut menjadi bagian dari solusi yang dibuat oleh PMI untuk melawan penyebaran Covid melalui bisnis yang bisa membasmi kuman,” jelasnya.

Bachnar juga menyampaikan Investasi gotong royong ini dibuka kesempatan kepada masyarakat untuk bisa ikut menjadi pemilik laundry dengan membeli sahamnya. Harga perlembar hanya senilai 350.000, siapapun sudah bisa ikut berpartisipasi dalam kegitan kemanusiaan, menjadi bagian dari bisnis bernilai ratusan juta rupiah yang potensi bagi hasilnya sangat menarik sekaligus berdonasi buat kemanusiaan melalui PMI kota Makassar.

Komentar

VIDEO TERKINI