Danny Sebut Isolasi Apung Diperuntukkan Bagi Usia Produktif

Selasa, 3 Agustus 2021 12:18

KM Umsini tempat isolasi bagi pasien yang terkena Covid-19 sedang dilakukan pemasangan baliho Jumat, 29 Juli malam. Setelah semua siap maka kapal milik PT Pelni ini siap digunakan -- TAWAKKAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Mohammad Rhamdan Pomanto mengatakan, isolasi apung terpadu di KM Umsini diperuntukkan bagi usia produktif yakni usia 20 – 40 tahun.

Di luar dari usia tersebut kata dia utamanya bagi usia rentan 40 ke atas, sebaiknya melakukan isolasi di Asrama Haji Sudiang.

“40 tahun ke bawah dengan OTG ringan ada disini, 40 – 20 tahun. Orang-orang yang berusia produktif. Diluar itu di Asrama Haji,” sebut Danny Pomanto sapaan akrabnya, Senin, (2/3/2021).

Ia mengungkapkan, hal ini merupakan ide Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Pasalnya kata dia, usia di atas 40 tahun atau orang yang berisiko seperti orangtua dan orang hamil sebaiknya di Asrama Haji karena dinilai membutuhkan dukungan lain.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif sebaiknya di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (Bapelkes).

“Kami setuju dengan itu, tinggal bagaimana IDI berkomunikasi dengan pemprov dan para relawan di Bapelkes,” ujarnya.

Danny menjelaskan, jika sepasang suami istri atau sekeluarga yang isolasi langsung dimasukkan ke kamar. Begitu pun bagi perempuan. Kecuali laki-laki sendiri disiapkan di kapsul.

“Jadi fasilitas Umsini ini sangat lengkap, dalam berbagai formasi pasien yang dibutuhkan, untuk menjalankan isolasi di kapal ini,” jelasnya.

Sebelumnya Danny mengungkapkan, kriteria pasien covid-19 yang berhak di isolasi apung yakni pasien yang memiliki gejala ringan dan sedang. Sementara yang berat akan tetap di rawat di Rumah Sakit (RS).

Langkah ini diambil Danny karena mendukung penuh rumah sakit yang menangani covid-19 di Makassar.

“Rumah sakit jangan penuh karena orang bergejala ringan saja padahal orang bergejala berat dan sedang tidak terlayani karena dipenuhi dengan bergejala ringan apalagi OTG. Ini kita akan pisahkan. Jadi ringan dan OTG jangan di rumah sakit tinggal disini saja. Sedangkan yang gejala berat biar di rumah sakit,” tuturnya.

Untuk memberi kenyamanan pada peserta Isolasi apung di kapal KM Umsini, akan diberi hiburan seperti olah raga di pagi atau sore hari, lalu pada malam hari akan diputarkan film, dan kapal tersebut akan diberi fasilitas jaringan wifi internet.

“Orang di isolasi disini harus dihibur tentu diberikan fasilitas wifi, televisi, kita berika game game pagi atau sore kita beri olah raga, malam hari kita kasih nonton film,” jelas orang nomor satu kota Makassar tersebut.

Kapal KM Umsini, saat digunakan isolasi mandiri akan berlabuh sekitar 300 meter dari Pelabuhan Makassar. Peserta isolasi apung akan diantar menggunakan kapal kecil yang telah disiagakan di sekitar kapal

Kapal penumpang ini merupakan kapal penumpang milik PT Pelni yang dihentikan sementara pengoperasiannya akibat pandemi Covid-19. Pemkot Makassar pun menggelontorkan anggaran Rp1,5 miliar untuk menyewa kapal tersebut. (selfi/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI