Hadir di Rakor Penanganan Covid-19, Bupati Jeneponto Telah Lakukan Ini

Rabu, 4 Agustus 2021 17:55

IST

Fajar.co.id, Jeneponto — Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, menghadiri rapat koordinasi penanganan covid-19 tingkat Sulawesi selatan melalui zoom virtual meeting, Rabu (4/8/2021).

Rapat koordinasi (rakor) penanganan covid-19 tingkat Sulawesi selatan melalui zoom virtual meeting dipimpin langsung oleh Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

Turut hadir dalam room meeting ketua DPRD Provinsi, Aster Kodam XIV/Hasanuddin, Karo Ops Polda Sulsel, Wakajati Sulsel, Sekda Provinsi, walikota/bupati dan Forkopimda se-Sulawesi selatan

Di awal pemaparan, Plt Gubernur provinsi sulawesi selatan Andi Sudirman Sulaiman menyebut rakor yang dilaksanakan hari ini dimaksudkan untuk peningkatan komunikasi, optimalisasi peran, kontribusi, sinergi, dan kolaborasi antar pemerintah se-sulawesi selatan dalam menangani covid-19 yang dalam 2 (dua) pekan terakhir mengalami peningkatan kasus

Lebih lanjut andi sudirman sulaiman menyampaikan data positif dalam 2 (dua) minggu terakhir disulawesi selatan mengalami peningkatan sampai 2 kali lipat yakni dikisaran 5.000 sampai 7.000 kasus per pekannya

“Penanganan covid-19 disulsel semakin berat karena terdeteksinya varian jenis delta,” jelas gubernur.

Di tempat yang sama Prof Ansariadi dalam memberikan pandangan epidemiology menyebut perlu giat cepat upaya 3T (testing, treacing, dan treatment) di tengah masyarakat.

Selain 3T percepatan vaksinasi harus dikebut guna membentuk herd Immunity/kekebalan kelompok dan mengurangi mortality rate.

Sementara itu bupati Iksan Iskandar didampingi Sekda Syafruddin Nurdin, Dandim Gustiawan Ferdianto, dan Kapolres Yudha Kesit Wijayanto di sela-sela rapat koordinasi menyebut Kabupaten Jeneponto dalam dua pekan terakhir bergerak cepat dalam melakukan vaksinasi massal di 11 (Sebelas) kecamatan.

Selain vaksinasi massal bupati Iksan Iskandar juga beberapa kali telah melakukan kunjungan ke RSUD lanto daeng pasewang guna memastikan kesiapan dalam menangani covid-19 yang sewaktu-waktu bisa mengalami lonjakan

Komentar

VIDEO TERKINI