UNM Buka Penerimaan Mahasiswa Jalur RPL untuk Warga Putus Kuliah, Khusus Pegawai dan Karyawan

Kamis, 5 Agustus 2021 20:21

Rektor UNM, Prof Husain Syam.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Negeri Makassar (UNM) membuka penerimaan mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini digagas Kemendikbud Ristek RI.

Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah proses pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang dicapai sebelumnya baik melalui pendidikan formal, non-formal, informal atau pelatihan-pelatihan terkait dengan pekerjaannya. Juga rekognisi atas pengalaman kerja yang dijalani selama ini.

Tujuan dari program tersebut untuk memberi kesempatan kepada masyarakat untuk belajar sepanjang hayat melalui pendidikan formal pada jenjang pendidikan tinggi.

Di UNM sendiri sebanyak 14 program studi yang dibuka, satu dari program Pascasarjana dan 13 dari program sarjana.

Pada Pascasarjana Prodi Administrasi Pendidikan, sementara Program Sarjana yakni, Akutansi, Ilmu administrasi negara, Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, Pendidikan Ekonomi, PGPAUD, PGSD, Pendidikan IPA, Pendidikan IPS, Penjaskesrek, Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, PTIK, Sastara Inggris, dan Sosiologi.

Rektor UNM, Prof Husain Syam, berharap dengan program ini, masyarakat yang pernah putus kuliah bisa melanjutkan kembali kuliahnya, dengan catatan, punya pengalaman kerja dan kompetensi yang relevan untuk dapat melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.

“Kebijakan ini merupakan langkah yang bagus dalam menciptakan SDM yang berkualitas, dan Ini menjadi alternatif bagi seluruh anak bangsa untuk mengenyang pendidikan tinggi di universitas,” ujarnya.

“Program ini berupa pembebasan sejumlah mata kuliah atau perolehan SKS untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi,” tambahnya.

Terkait nominal UKT yang harus dibayarkan untuk semester berikutnya, Prof Husain masih melakukan penggodokan.

“Pendaftarannya gratis, bahkan yang lolos nanti akan mendapat subsidi biaya kuliah satu semester hingga Rp 2,4 juta, Kuliahnya ikut di reguler, UKTnya menunggu penandatanganan dari rektor,” ujarnya.

Komentar

VIDEO TERKINI