Kilas Balik HUT ke-76 RI: Perempuan Mandiri dan Berdaya Saing Menuju Indonesia Maju

Selasa, 17 Agustus 2021 03:07

Oleh: Irnawati M.Ikom, Editor Jurnal Sipakalebbi Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Perjalanan mencapai kemerdekaan ternyata melibatkan kaum wanita. Kontribusnya dalam proses menuju proklamasi kemerdekaan yaitu memberikan tenaga dan pikiran secara maksimal seperti yang telah diperankan oleh Fatmawati Sukarno, Maria Ulfah Santosa, Suwarni Pringgodigdo, Artinah Syamsudin dan lainnya.

Mareka adalah kaum wanita yang mewakili untuk ikut berjuang mengatasi kesulitan bangsa dan banyak hal yang telah mereka lakukan diantaranya dalam kesehatan, keterampilan, pendidikan, keperluan logistik dan lain sebagainya.

Dengan membubarkan Fujinkai, kaum wanita kemudian membentuk barisan-barisan untuk mendukung perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan.

Pengalaman selama bergabung dengan Fujinkai dimanfaatkan untuk kepentingan perjuangan. Akan tetapi karena keadaan geografis Indonesia yang terdiri atas pulau-pulau menyulitkan penyebaran berita yang perlu disampaikan dalam waktu singkat.

Kaum wanita telah menyumbangkan tenaga dan pikiran secara maksimal yang disalurkannya melalui organisasikewanitaan dan bahkan dalam kelaskaran-kelaskaran atau Barisan Srikandi baik di garis belakang maupun di garis depan.

Awal kaum wanita Indonesia sudah aktif berperan dalam perjuangan bangsa. Dapat dilihat dari keaktifan mereka pada organisasi bentukan pemerintahan Jepang maupun non pemerintahan. Untuk menampung semua kegiatan wanita, Jepang mendirikan Fujinkai baik di tingkat pusat maupun daerah.

Istri-istri pamong praja diharuskan menjadi anggota Fujinkai. Adapun tugasnya adalah membantu garis depan dengan memperkuat garis belakang.

Hal ini dijalankan dengan latihan kepalangmerahan, penggunaan senjata, penyelenggaraan dapur umum, mengerjakan keperluan serdadu, memperluas tanaman bahan makanan, meningkatkan populasi ternak dan menggalakkan penanaman kapas.

Keterlibatan maksimal perempuan pada masa kemerdekaan, seharusnya menjadi semangat bagi perempuan kini, apalagi saat ini kita dapat mengakses apapun dengan mudah di era digital yang tidak membatasi pengguna baik laki-laki maupun perempuan.

Komentar

VIDEO TERKINI