Respons Perintah Panglima TNI, Pemprov Sulsel Hadirkan Bus Mobile Tracing

Selasa, 17 Agustus 2021 13:03

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi melaunching sembilan bus mobile vaksinator dan sembilan ambulance vaksinator keliling dalam suasana HUT ke- 76 RI.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan, selain melakukan vaksin, Bus mobile ini bakal berfungsi mentracing atau melacak masyarakat yang positif Covid-19. Setelah itu bakal diarahkan untuk melakukan isolasi yang disediakan Pemprov maupun Pemkot.

“Launching bus mobile vaksinator itu juga bisa tracing membantu kabupaten kota supaya isolasi isolasi kita lebih banyak (pasien positif) masuk,”katanya, Selasa (17/8/2021).

Diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memerintahkan Satgas Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulsel agar lebih meningkatkan penelusuran dan pemeriksaan orang yang pernah berkontak erat hingga terkonfirmasi positif.

Hal itu disampaikan Hadi saat meninjau fasilitas isolasi mandiri di Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sabtu (7/8/2021) lalu.

Perintah itu disampaikan Hadi setelah menerima laporan dari Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Laporan itu terkait masih ada ratusan orang yang tak masuk dalam program isoman di Asrama Haji Sudiang.

Kasus konfirmasi peninjauan itu per 1000 orang perminggu itu sudah di atas 200. Harusnya, minggu ini di sini sudah ada tambahan 200,” kata Hadi Tjahjanto saat memberikan pengarahan bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Ini idealnya. Tugas kita adalah bagaimana membawa 200 kasus konfirmasi itu ada di sini,” sambung Hadi.

Di hadapan PLT Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, orang nomor satu di jajaran TNI itu memaparkan rasio kontak erat di Indonesia.

“Kontak erat kalau standar Indonesia, rasioanya 1 banding 15. Berarti 200 kali 15, itu boleh isoman. Kecuali yang memang reaktif, berarti bisa ditaruh di sini lagi,” paparnya.

Komentar

VIDEO TERKINI