Menuju WBBM, Kemenkumham Sulsel di Evaluasi Tim Itjen

Jumat, 20 Agustus 2021 13:55

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Tim Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI lakukan evaluasi kepada satker kanwil kemenkumham yang akan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

Tim itjen kemenkumham beranggotakan Siti Sofiatun, Nasrudin Nurdiansyah, Ade Kurniawan, Tri Darma Manulang, dan Dita Priandini, mendengarkan paparan dari Tim Pokja WBBM satker kanwil, yang disampikan kadiv pelayanan hukum dan dan ham Anggoro Dasananto.

Anggoro mengatakan , dalam manajemen perubahan, untuk mengubah secara sistematis dan konsisten mekanisme kerja, pola pikir (mind set), serta budaya kerja (culture set) pada jajarannnya, maka telah membuat inovasi apel pabiccara, yakni setiap hari ada pejabat/petugas yang menyampaikan informasi terkini terkait reformasi birokrasi , pembangunan zona integritas dan info aktual terkait tusi serta isu penting lainnya.”Juga ada pengajian Rutin bagi yang beragama Islam terkait integritas , semangat mengabdi dan berbagi “.

Anggoro mengatakan untuk meraih WBBM, saat ini telah ada 17 inovasi layanan publik yang telah diimplementasikan. Inovasi yang dimaksud diantaranya iGauk Sulsel (Informasi Kegiatan Kanwil Sulsel dan UPT), Presensi Barcode yakni presensi absen pegawai yang menggunakan Barcode, E-BMN adalah pendataan Barang Milik Negara melalui QR Code, Aplikasi Nomor Surat yakni Aplikasi berbasis Surat berbasis web yang digunakan dalam pengambilan nomor surat, Aplikasi Buku Tamu merupakan pencatatan tamu secara digital guna mengetahui identitas tamu, Aplikasi Surat Masuk pencatatan surat masuk dengan fitur tanda terima surat otomatis,dan Apel Pabbicara

Kemudian pada Divisi pemasyarakat ada One Day PAS Service yakni memangkas waktu pelayanan di Divisi Pemasyarakatan dari tiga hari menjadi sehari. Di divisi Imigrasi ada inovasi DUKIMON (pengaduan keimigrasian online).

Kemudian DUYANKUM Online, Pengaduan dan pelayanan hukum secara online, LARIS Online (Laporan Bulanan Notaris secara online), LAKIDIGI (Layanan Kekayaan Intelektual Kanwil Digital), LAKISELAM (Layanan Informasi Kekayaan Intelektual, Sebelum Terlambat) dan LASERDOOR (Layanan Sertifikat Kekayaan Intelektual Door to Door yang diantar langsung ke alamat pemohon), FORMALIN merupakan Pendaftaran atau Formulir, dan Sipmas yakni sistem informasi penelusuran yakni aplikasi berbasis web yang dilakukan untuk pengaduan HAM dan penelusuran data aduan pelanggaran HAM.

Komentar

VIDEO TERKINI