Kakanwil Kemenkumham Sulsel Ikuti Webinar Kemenkopolhukam Terkait Evaluasi P4GN

Selasa, 24 Agustus 2021 19:49

Mahfud MD

FAJAR.CO.ID — Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel Harun Sulianto ikuti Webinar Nasional Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenkopolhukam RI) terkait Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Selasa (24/8/2021).

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Prof. Mohammad Mahfud MD saat membuka kegiatan mengatakan kejahatan narkotika merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang hampir terdapat di seluruh dunia dan dapat merusak generasi bangsa dari suatu negara.

Menurut Mahfud Penanggulangan permasalahan narkotika merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional untuk memperkuat stabilitas Bidang Politik Hukum dan Keamanan serta transformasi pelayanan publik pada kegiatan prioritas dalam peningkatan keamanan . Dalam rangka pencegahan, Presiden Joko Widodo juga telah menandatangi Intruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) P4GN,” Ungkap Mahfud.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjenpol. Petrus Reinhard Golose mengatatakan, BNN RI memiliki strategi dalam perang melawan narkoba (War On Drugs) yakni strategi pemberantasan, pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, Pengembangan dan Riset Teknologi Informasi, serta kerjasama dengan instansi terkait.

“Juga ada enam aksi generik RAN P4GN 2020-2024 yakni Penyediaan dan penyebaran Informasi tentang bahaya narkotika, Pengembangan topik anti Narkotika, Pembentukan satgas/relawan anti Narkotika, Pembentukan regulasi, Tes urin kepada seluruh ASN, dan Tes urin kepada taruna/taruni pendidikan kedinasan,” Ungkap Golose.

Sementara itu, Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham Irjenpol Reynhard SP Silitonga yang hadir sebagai narasumber menyampaikan bahwa Pihaknya Saat ini telah melakukan impelementasi terhadap rencana aksi P4GN dilingkungan pemasyarakatan meliputi bidang pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi.

“Pada bidang pencegahan, Ditjen Pemayarakatan telah membentuk satuan tugas dan relawan anti Narkotika, pelaksanaan tes urine kepada pegawai dan WBP. Bidang Pemberantasan dilakukan pengawasan bersama terhadap WBP narkotika di Lapas, dan Bidang rehabilitasi meliputi tersedianya layanan rehabilitasi, penyelenggaraan layanan rehabilitasi, pengintegrasian sistem infromasi rehabilitasi, dan Pelatihan pengembangan kompetensi Petugas,” Kata Reynhard.

Komentar

VIDEO TERKINI