Soal Pembangunan Jalan Masamba-Radda, Wabup Minta BBPJN Pertimbangkan Aspirasi Masyarakat

Rabu, 25 Agustus 2021 15:57

FAJAR.CO.ID, LUWU UTARA– Hadir mengikuti Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) Tahap II pengendalian Sungai Masamba – Radda, Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur meminta pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI melakukan revisi design atau penyesuaian perencanaan perbaikan jalan nasional yang melintasi Kota Masamba.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Selasa (24/8/2021) ini, selain dihadiri pihak BBPJN VI, Kadishub Hakim Bukara, Kabid Bina Marga DPUTRPKP2 Machful Djaya, Kabid Tata Ruang dan Pertanahan DPUTRPKP2 Marzuki, Pjs Kepala Desa Radda Muh. Jamin serta perwakilan masyarakat Kota Masamba dan Desa Radda.

“Perbaikan jalan nasional ini kan kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR dan dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI. Meskipun demikian, kami selaku pemerintah daerah juga meminta agar pihak balai juga mempertimbangkan aspirasi dari masyarakat terkait masalah peninggian jalan utamanya untuk di Masamba. Namun tentu, kita semua dan khususnya masyarakat juga mengerti bahwa ada kaidah teknis dalam pembangunan dan perbaikan jalan yang menjadi acuan bagi pemerintah dalam hal ini pihak BBPJN dalam melakukan perbaikan jalan nasional,” terang Suaib.

Mantan Kadis PUPR ini juga menegaskan banjir bandang yang terjadi 13 Juli 2020 lalu telah merubah bentang alam Luwu Utara terutama di Kota Masamba dan Desa Radda.

“Karena bentang alam yang sudah berubah diakibatkan oleh banjir bandang, perbaikan yang kita lakukan harus menyesuaikan dengan keadaan alam kita sekarang. Jadi, peninggian jalan dalam hal ini harus dilakukan, tentu berapa ketinggiannya bisa kita (masyarakat, red) beri masukan kepada pihak balai,” jelas Suaib.

Sementara itu, salah seorang perwakilan masyarakat, Madehang mengatakan bahwa pihaknya tidak menolak perbaikan dan peninggian jalan jika memang menjadi hal yang tidak dapat dihindari. Meski demikian, Ia meminta pihak balai untuk memperhatikan aspek sosial ekonomi terhadap warga yang bermukim di sepanjang jalan nasional terutama dalam Kota Masamba yang menjadi titik peninggian jalan.

Komentar

VIDEO TERKINI