Mengenal 2 Replikasi Inovasi ANC Hipnoterapi, Hypnogreen dan Save Bunda Bisa

Kamis, 26 Agustus 2021 09:26

FAJAR.CO.ID, LUWU UTARA — Dua inovasi replikasi dari inovasi terpuji, Antenatal Care (ANC) Hipnoterapi, masing-masing Hypnogreen dan Save Bunda Bisa, didorong untuk mengikuti Kompetisi Replikasi Inovasi Pelayanan Publik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Dua inovasi replikasi ini adalah inovasi di sektor kesehatan yang lebih fokus pada pelayanan ibu hamil.

Kendati demikian, dua inovasi ini jelas berbeda dalam implementasinya. Kalau Save Bunda Bisa fokus kepada pemberian edukasi kepada para ibu hamil agar melahirkan normal tanpa persalinan sectio caesarae atau operasi cesar, maka Hypnogreen lebih kepada bagaimana ibu hamil bisa melahirkan normal tanpa rasa sakit, dengan teknik ANC hipnoterapi.

Keberadaan inovasi replikasi ini sekaligus penegas bahwa inovasi terpuji, ANC Hipnoterapi, dapat menjaga keberlanjutannya sebagai inovasi yang telah diakui secara nasional melalui awarding TOP 99, TOP 45 dan nominasi UNPSA. Hypnogreen adalah metamorfosis ANC Hipnoterapi melalui penggabungan dua konsep, yakni hipnoterapi dan hypnobirthing.

Inovator Hypnogreen, Nurul Sukma, mengatakan bahwa hypnogreen adalah inovasi pengembangan dari ANC Hipnoterapi dengan menitikberatkan kepada proses persalinan normal tanpa rasa sakit dengan teknik hipnoterapi dan hypnobirthing. “Melahirkan identik dengan rasa sakit. Nah, dengan hypnogreen, rasa sakit bisa dihilangkan,” kata Nurul.

Bagaimana dengan Save Bunda Bisa? Inovator Juinar menyebutkan bahwa inovasi ini fokus kepada pemberian edukasi kepada ibu hamil dengan melakukan roadshow ke seluruh kecamatan, baik yang ada di daratan, pesisir maupun pegunungan. Ia mengatakan, dalam roadshow itu, ia membentuk sebuah tim yang dinamakan Komunitas Kelas Terindah (KKT).

Tim ini, kata dia, secara mobile mengunjungi kecamatan dan puskesmas setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu bulan berjalan. “Save Bunda Bisa fokusnya hanya edukasi, kita keliling ke kecamatan sambil mengedukasi para ibu hamil agar dapat melahirkan normal tanpa operasi. Jadi, ini hanya sekadar edukasi saja untuk bisa melahirkan normal,” jelas dia.

Komentar

VIDEO TERKINI