Pemasangan Double Armco Jalan Poros Selesai, Genangan Air di Masamba Bakal Teratasi

Kamis, 26 Agustus 2021 17:34

FOTO: HUMAS PEMKAB LUTRA.

Fajar.co.id, Luwu Utara — Pemerintah Daerah Luwu Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUTRPKP2), terus melakukan berbagai upaya penanganan pascabencana bajir bandang setahun yang lalu. Salah satunya membuka saluran drainase dan memasang armco atau gorong-gorong pipa baja bergelombang di sepanjang jalan poros nasional Masamba, Luwu Utara. Tak hanya satu, dua armco dipasang sekaligus agar fungsi drainase berjalan optimal.

“Yang kami pasang kemarin di jalan poros nasional adalah armco. Alhamdulillah, sudah selesai. Termasuk di jalur dua Bandara samping Kantor Lurah Bone,” kata Kepala Bidang Pertanahan dan Penataan Ruang PUTRPKP2, Marzuki, Kamis (26/8/2021), di Masamba.

Dia mengatakan, pemasangan armco di jalan poros nasional sifatnya sementara saja sambil menunggu pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional melakukan penanganan permanennya. “Pemasangam armco ini sifatnya sementara,” ungkap Marsuki.

“Nanti akan dipasang box culver 5 meter oleh pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional. Kami cuma pasang sementara untuk mengantisipasi hujan deras sebelum dikerja permanennya. Jadi, kami pasang double armco di jalan poros ini,” lanjut dia lagi.

Untuk permanennya, kata dia, akan dilakukan tahun ini, sambil menunggu pihak Pemda menyelesaikan dulu segala permasalahan di lapangan. Secara keseluruhan, penanganan genangan air dalam kota sudah 95%. “Masih ada beberapa titik pembukaan saluran yang mesti dikerjakan dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Dikatakan Marsuki, ada 3 pekerjaan utama yang penanganannya dilakukan Pemda, yakni pembukaan saluran dari perempatan BPD lama menuju jalan Mujahidin kemudian ke Tomkal; Perempatan Arma Karya menuju Bandara; dan Masjid Al Barkah menuju SD Matoto menuju Telkom. “Untuk perempatan Arma Karya, nanti selesai kami permanenkan yang di jalan Mujahidin, baru kami kerja,” terangnya. Masih Marsuki, untuk pembukaan saluran tanah, semua sudah selesai. “Jika anggaran cukup, kami langsung pakai plat duiker untuk penanganan permanen, karena itu nanti jadi saluran utama pembuangan,” jelasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI