Dikenal Low Profile, M Syahrir Resmi Dilantik Camat Pangkajene

Rabu, 1 September 2021 17:54

Camat Pangkajene, Muhammad Syahrir.

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Puluhan pejabat dilantik langsung Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau, satu mata tertuju pada nama pertama yang dilantik di Rujab Bupati, Rabu (1/9/2021).

Muhammad Syahrir, dilantik sebagai Camat Pangkajene, yang sebelumnya mengisi jabatan sebagai Kepala Bidang Penetapan pada Badan Pendapatan Daerah, jabatan camat yang diisinya ini merupakan pengalaman pertamanya. Sebab, 25 tahun terakhir berkarir sebagai ASN, lelaki yang dikenal low profile dikalangan birokrat tersebut hanya mengisi jabatan sebagai kepala seksi dan kepala bidang.

Kini di sisa masa baktinya yang tak lama lagi mengingat akan pensiun dalam beberapa bulan kedepan, memiliki visi misi yang kuat dalam menyukseskan visi misi bupati Pangkep menuju program Pangkep Hebat.

Syahrir yang biasa disapa Pindu tersebut pun menuturkan, dirinya akan memberikan warna tersendiri di masa pemerintahannya di Kecamatan Pangkajene. Apalagi jabatan camat Pangkajene sempat lama kosong setelah pejabat lamanya pensiun setahun yang lalu.

“Insya Allah akan ada inovasi yang kita ciptakan. Kita ingin membantu membantu Bupati Pangkep dalam menciptakan pemerintahan yang kuat, sehat menuju Pangkep Hebat,” ujarnya.

Salah satu langkah awal yang akan dilakukannya adalah menghimpun koordinasi dengan lurah-lurah yang ada di Kecamatan Pangkajene. Dia pun akan melajukan monitoring dan evaluasi capaian lurah dalam mendorong program-program pemerintah agar terciptanya pemerintahan yang pro rakyat.

“Alhamdulillah. InsyaAllah kita gas full untuk mendukung program bupati. Kecamatan Pangkajene adalah miniatur Kabupaten Pangkep. Jadi Kecamatan Pangkajene harus menjadi contoh dalam menyukseskan program bupati,” paparnya.

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau sendiri menyampaikan harapannya untuk pejabat baru yang dilantik nya tersebut dalam menyukseskan visi-misinya. Dia pun mewarning pejabat yang baru dilantik untuk tidak berulah utamanya mempersulit rakyat pada urusan sosial, pemerintahan, hingga di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Komentar

VIDEO TERKINI