Manfaatkan Limbah Kulit Kacang, Mahasiswa UNM Pelatihan Pembuatan Briket

Jumat, 3 September 2021 15:19

FAJAR.CO.ID, BONE — Tim PKM-PM UNM melaksanakan pengabdian yang berlokasi di Desa Gona, Kabupaten Bone. Program yang dicanangkan dalam kegiatan PKM-PM ini adalah Pelatihan Pembuatan Briket dari Limbah Kulit Kacang Tanah.

Aninda Lestari bersama dengan 3 rekan lainnya yaitu Muhammad Yunus (Fisika), Nurul Fadhillah Bafa Hasja (Biologi), Sahrul Alam (Pendidikan Teknik Otomotif) serta dengan Dosen Pendamping yakni Amal, S.Pi, M.Si, Ph.D.

Aninda mengatakan, kegiatan PKM yang dilakukannya dalam menyelesaikan suatu permasalahan perlu adanya klasifikasi dari permasalahan itu sendiri. Pada kasus Desa Gona ini, permasalahan yang ada dikategorikan dalam tiga hal.

Pertama, warga desa gona kerap mengalami kenaikan harga gas elpiji dikarenakan ketersediaannya yang seringkali mengalami kelangkaan

Akibatnya, beberapa warga kerap memanfaatkan kayu bakar yang diperoleh dari hutan untuk keperluan memasak maupun dijual.

kedua, masyarakat di desa ini di dominasi oleh ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

ketiga, produksi hasil pertanian di desa ini sangat melimpah sehingga menghasilkan limbah pertanian yang tidak sedikit.”

Solusi yang ditawarkan oleh Tim PKM-PM yang diketuai oleh Aninda Lestari adalah Pemberdayaan Ibu PKK Desa Gona Melalui Pemanfaatan Limbah Kulit Kacang Tanah sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan.

“Pelatihan pengolahan limbah kulit kacang tanah menjadi energi alternatif bukan hanya berfungsi untuk memanfaatkan limbah untuk dijadikan pemenuhan kebutuhan pendapatan masyarakat saja, tetapi pelatihan ini juga bisa dijadikan sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang potensi limbah pertanian yang ada di daerah tersebut untuk dijadikan energi alternatif,”katanya Jumat (3/9/2021).

Apalagi pada pelatihan ini diberikan materi tentang potensi serta cara pengolahan limbah pertanian menjadi briket. Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat akan paham bahwa setiap limbah pertanian dapat diolah dan dimanfaatkan sehingga masyarakat tidak akan langsung membakar limbah tersebut atau membiarkannya dalam jangka waktu yang lama tanpa diolah” ungkapnya lebih lanjut.

Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara bertahap. Tahap pertama yakni sosialisasi yang dilakukan secara virtual kepada ibu PKK Desa Gona yang merupakan mitra pada program ini. Tahap kedua yakni implementasi pembuatan briket dari limbah kulit kacang tanah.

Sementara tahap ketiga yakni dilakukan pendampingan pembuatan briket bersama masyarakat mitra.

“Tahap terakhir pengabdian yaitu melakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana solusi yang ditawarkan mampu berjalan dengan baik dan untuk mengantisipasi munculnya masalah serta dilakukan pelatihan pemasaran produk secara online maupun offline,”pungkas Aninda Lestari selaku ketua tim pelaksana. (ikbal/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI