PT Vale Ikut Berpartisipasi dalam Public Expose LIVE 2021, Ini yang Disampaikan

Rabu, 8 September 2021 15:52
Grup berhasil mencatat laba positif sebesar AS$25,1 juta pada 2T21, turun dari laba sebesar AS$33,7 juta pada 1T21 sejalan dengan penurunan EBITDA. Grup juga mencatat laba positif sebesar AS$25 juta di 2Q21, turun dari laba AS$33,7 juta di 1Q21 sejalan dengan penurunan EBITDA.Namun, laba pada semester pertama tahun 2021 sebesar AS$58,8 juta lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu ketika Grup mencatat laba sebesar AS$53,1 juta. Beban pokok pendapatan Grup pada 2T21 meningkat 13% menjadi AS$174,3 juta dari AS$154,8 juta pada 1T21 didorong oleh kenaikan harga komoditas utama seperti minyak dan batubara.Namun, pendapatan 1H21 lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu ketika Grup mencatat pendapatan US$53 juta di 1H20.

Konsumsi dan harga rata-rata High Sulphur Fuel Oil (“HSFO”), diesel serta batubara PT Vale disajikan pada tabel berikut:

Dibandingkan dengan 1T21, konsumsi HSFO per metrik ton nikel matte meningkat 22%, sementara konsumsi batubara turun 12%, mengimbangi HSFO yang lebih tinggi pada 2T21. Dibandingkan dengan 1Q21, konsumsi HSFO per metrik ton nikel matte meningkat 22%, sementara konsumsi batubara turun 12%, mengimbangi HSFO yang lebih tinggi di 2Q21.

Kas dan setara kas Grup pada 30 Juni 2021 sebesar AS$426 juta, naik dari AS$386 juta pada posisi 31 Maret 2021. PT Vale senantiasa berhati-hati dan mengambil langkah-langkah yang bijak untuk mengendalikan pengeluaran dan menjaga ketersediaan kas.

PT Vale mengeluarkan sekitar AS$33,3 juta untuk belanja modal pada 2T21, mengalami penurunan sebanyak 14% dari yang dikeluarkan pada 1T21 sebesar AS$38,5 juta.

Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif produktifitas dan penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing Perseroan dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utama Perseroan, yaitu keselamatan jiwa merupakan hal terpenting, menghargai kelestarian bumi dan komunitas kita.

Komentar

VIDEO TERKINI