Isolasi Apung di KM Umsini Bakal Berakhir, Pasien Segera Ditarik

Kamis, 9 September 2021 15:52

KM Umsini tempat isolasi bagi pasien yang terkena Covid-19 sedang dilakukan pemasangan baliho Jumat, 29 Juli malam. Setelah semua siap maka kapal milik PT Pelni ini siap digunakan -- TAWAKKAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Isolasi apung terpadu Pemerintah Kota Makassar di Kapal Motor (KM) Umsini rupanya akan berakhir tanggal 21 September mendatang.

Penarikan seluruh pasien pun rencananya dilakukan lebih awal yakni pada tanggal 15 September.

“Kita kan harus tarik. Karena kalau tanggal 21 terakhir orang masuk berarti harus ditambah lagi 10 hari kan. Harus ditarik tanggal 15,” kata Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Kamis, (9/9/2021).

Ia menerangkan, program isolasi di Umsini ini diakhiri karena kasus Covid-19 di Makassar dinilai memperlihatkan penurunan.

“Ini kan menurun terus, sisa 20. Tidak efektif lagi untuk itu,” ujar orang nomor satu Makassar tersebut.

Ia mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran Kapal Umsini yang disediakan oleh PT Pelni selama kasus Covid-19 di Makassar terbilang cukup tinggi yang kemudian membuat Pemkot terpaksa menerapkan PPKM Level 4.

“Hadirnya Umsini ini di saat-saat mengamuknya pandemi, paling tingginya waktu itu menjelang 85 orang meninggal setiap minggu dengan kasus di atas 4000,” ujarnya.

Menurutnya, isolasi apung yang menjadi program Pemkot telah berhasil menurunkan kasus Covid-19 di Makassar.

“Tadi saya ada laporan memang sudah di antara 50 tiap hari. Terus ada 7, ada 12 sudah mulai turun. BOR kita sudah di bawah 14 lagi,” sebutnya.

Belum lagi kata dia, capaian vaksinasi saat ini sudah di atas 50 persen.

“Saya kira banyak indikasi ukuran yang menandakan kita tambah baik walaupun tracing kita menurun juga. Ini juga saya akan perbaiki. Walaupun ini sudah menurun tapi tracing harus tetap kita jalankan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk pasien yang akan isolasi setelah program isolasi apung berakhir, tetap akan dicarikan tempat. Menurutnya, itu bisa dialihkan ke tempat isolasi pemprov.

Komentar

VIDEO TERKINI