Laporan KPPN Makassar II, Realisasi APBN Sudah 57 Persen, Bansos Tembus 66 Persen

Jumat, 10 September 2021 10:32

Kepala KPPN Makassar II dalam salah satu kesempatan koordinasi dengan mitra satker dan perbankan pada tanggal 09 september 2021

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Realisasi APBN sampai dengan minggu ke-2 di bulan September 2021 melalui KPPN Makassar II telah mencapai 57,16% atau senilai Rp 4.767.783.241.728,-.

Kepala KPPN Makassar II, Adi Setiawan menyampaikan jumlah tersebut berasal dari Belanja Kementerian/ Lembaga sebesar Rp. 3.096.676.892.922,- dan Belanja Transfer ke Daerah sebesar Rp. 1.671.106.348.806,-

Dari komponen Belanja Kementerian/ Lembaga, persentase realisasi terhadap masing-masing jenis belanja mencapai 75,56% atau senilai Rp 1.824.052.163.105,- untuk Belanja Pegawai, 45,43% atau senilai Rp 1.118.140.116.970,- untuk Belanja Barang, 23,74% atau senilai Rp 137.244.979.847,- untuk Belanja Modal dan 66,20% atau senilai Rp 17.239.633.000,- untuk Belanja Bantuan Sosial.

Capaian persentase realisasi terhadap total pagu belanja pada Triwulan III Tahun Anggaran 2021 diharapkan dapat mencapai 70%.

Adi menambahkan, hal ini sebagai antisipasi capaian realisasi saat ini yang cenderung belum merata di masing-masing jenis belanja.

Untuk realisasi dari total pagu belanja Kementerian/ Lembaga di Triwulan III, menurut Adi terutama diantisipasi dari akselerasi realisasi belanja modal yang saat ini relatif masih rendah.

KPPN Makassar II pada tahun 2021 mengelola pagu belanja senilai Rp 8.341.310.321.000,- yang diantaranya termasuk pagu belanja transfer ke daerah senilai Rp. 2.861.910.282.000,- Dari jumlah tersebut terdapat porsi yang signifikan untuk pelaksanaan Program Pencegahan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Pemanfaatan alokasi belanja dimaksud, juga diharapkan dapat menjadi kontribusi secara langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dari transaksi yang berasal dari APBN.

Kepala KPPN Makassar II menyampaikan, apresiasi atas sinergi dengan segenap mitra kerja atas capaian dan dukungan untuk upaya dan inisiatif layanan yang telah dilakukan dalam masa pandemi.

Komentar

VIDEO TERKINI