Perhatikan Kesejahteraan Petugas Keagamaan, Bupati ASA Kucurkan Anggaran Rp16,3 M Sejak Tiga Tahun Terakhir

Sabtu, 18 September 2021 15:00

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Komitmen Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) untuk memperhatikan petugas keagamaan di Kabupaten berjuluk Panrita Kitta’ bukan sekadar isapan jempol. Terbukti, jumlah anggaran insentif yang dikucurkan sejak tiga tahun sebesar Rp16,3 miliar.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah petugas kesehatan yang dibayarkan insentifnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mulai dari imam desa/kelurahan, imam masjid, guru mengaji, petugas riayah, muadzin, petugas jenazah, hingga penjaga makam.

Pada tahun 2019, jumlah anggaran yang disiapkan sekira Rp4,8 miliar. Kemudian tahun 2020 dan 2021 meningkat menjadi Rp5,7 miliar. Dengan jumlah petugas yang dibayarkan selama tiga tahun sebanyak 12.622 orang.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) mengatakan, memperhatikan kesejahteraan petugas keagamaan menjadi salah satu janji politik yang telah dicanangkan pada Pilkada lalu.

Sehingga, sejak tahun pertama kepemimpinannya, suami Andi Nurhilda Daramata Seto ini tak tanggung-tanggung menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk merealisasikan janji tersebut. “Alhamdulillah, program ini telah terealisasi, bahkan anggaran dua tahun terakhir mengalami peningkatan dari tahun pertama,” ujarnya.

Selain itu, dia menilai, petugas keagamaan sangat dibutuhkan perannya dalam menyiarkan agama islam di tengah-tengah masyarakat. Mulai dari mendidik generasi muda untuk membaca dan memahami Al-Qur’an, membina masyarakat untuk memahami islam, hingga menjadi petugas jenazah dan penjaga makam yang tidak semua orang bisa lakukan.

“Pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi kami karena telah berbuat banyak untuk daerah kita meski nilainya masih kecil,” tambahnya.

Oleh karena itu, lulusan Magister Monash University, Australia ini memastikan program ini akan terus berlanjut hingga akhir masa jabatannya. Meski diketahui kondisi keuangan daerah mengalami refocusing akibat pandemi Covid-19. (sir)

Komentar

VIDEO TERKINI