Unhas Lakukan Pendampingan Kewirausahaan Hidroponik 10 Desa di Takalar

Kamis, 23 September 2021 22:54

IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bidang Akademik Universitas Hasanuddin mengimplementasikan Merdeka Belajar dengan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Kali ini dilakukan dengan pendampingan kewirausahaan Hidroponik pada 10 Desa di Kabupaten Takalar. Dilaksanakan Sejak Selasa hingga Kamis, 21-23 September 2021.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unhas, Prof Muh Restu, yang menaungi program Merdeka Belajar menyampaikan bahwa kegiatan merdeka belajar tidak hanya berfokus pada Pertukaran mahasiswa belajar antar kampus.

Namun, kata dia, merdeka belajar juga bisa dilakukan pada kegiatan-kegiatan pengabdian termasuk membangun desa.

“Salah satu implementasi merdeka belajar yang GNRM Unhas lakukan itu melalui pendampingan di Desa bagi Kelompok pemuda desa untuk berwirausaha Hidroponik,” ucapnya.

Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program tersebut. Sebab mahasiswa Unhas telah mendamping pemuda di desa untuk usah Hidroponik tersebut.

Bahkan kata Prof Dwia budidaya hidroponik tersebut, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesehatan berkat budidaya sayuran di Takalar khusunya kecamatan Mangarabombang.

“Saya berharap kegiatan ini akan terus di lakukan dan di sebarkan ke kecamatan lainnya. Terima kasih kepada Kabupaten Takalar khusunya Kecamatan Mangarabombang telah memberikan ruang dan wadah,” ucapnya.

Direktur Pendidikan sekaligus sebagai Ketua kegiatan Ida Leida mengatakan Program ini merupakan salah satu implementasi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dalam kegiatan pendampingan Kewirausahan pendampingan hidroponik tersebut kata Ida Leida, kelompok usaha Kaju farm Unhas, terus mengawal pemuda terpilih di 10 desa kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar tersebut.

“Jadi mulai membuat instalasi, menyemai bibit, sampai pada pemasaran dilakukan,” ucapnya.

Kata Ida, kegiatan tersebut bekerja sama dengan Forum Rektor Indonesia (FRI) dan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Hal ini masuk dalam program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dengan tema “Kewirausahaan Desa Revolusi Mental dan Bergotong Royong dalam Pembangunan”.

Turut hadir Bupati Takalar, Syamsari Kitta, dan Ketua PKK Kabupaten Takalar, Irma Andriyani. Keduanya mengapresiasi Unhas telah melibatkan pemuda Desa Takalar untuk mengembangkan potensi pangan. (wis)

Komentar

VIDEO TERKINI