Pekan Literasi Digital Mandalika: Pemerintah Indonesia Kampanyekan Lawan Hoax serta Tingkatkan Literasi Digital untuk UMKM

Senin, 11 Oktober 2021 19:43

Pekan Literasi Digital Mandalika

FAJAR.CO.ID,MANDALIKA, — Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) akan menggelar Pekan Literasi Digital di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Melalui acara tersebut, pemerintah akan memfokuskan program edukasi kepada kaum milenial, mulai dari memerangi hoaks hingga meningkatkan keterampilan pemasaran digital untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar dapat menjawab kebutuhan pasar dengan tepat.

Pekan Literasi Digital Mandalika: Pemerintah Indonesia Kampanyekan Lawan Hoax serta Tingkatkan Literasi Digital untuk UMKM

Menyasar pada generasi muda dan pengusaha kecil menengah di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Pekan Literasi Digital Mandalika akan digelar dalam format hybrid pada 12-13 Oktober 2021, menargetkan hingga 75 peserta luring, dan 50,000 penonton daring.

Untuk mendaftar, kunjungi https://event.literasi digital.id/ atau akses acara secara daring melalui saluran Youtube Siberkreasi dan Facebook.

Pekan Literasi Digital Mandalika dihadirkan untuk memaksimalkan potensi di kalangan milenial serta UMKM, melalui pelatihan dan pendidikan digital oleh ahli dan tokoh masyarakat, seperti Nicholas Saputra, Iwan Setiawan, dan Donny B.U, pakar dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Tujuan kami ialah untuk memfasilitasi masyarakat, milenial dan pengusaha muda dengan pengetahuan tentang teknologi digital, serta menghadirkan edukasi bagaimana menggunakan internet secara efektif, aman, dan beretika,” ujar Rizki Ameliah, selaku Koordinator Literasi Digital Kementerian Kominfo.

Terdapat sekitar 200 juta orang di Indonesia yang aktif menggunakan internet untuk berkomunikasi sekaligus meningkatkan produktivitasnya di rumah. “Namun, teknologi digital juga berdampak negatif ketika digunakan untuk menyebarkan hoaks dan bullying. Karenanya, kita perlu terus meningkatkan kesetaraan dalam literasi digital agar masyarakat dapat memanfaatkannya dengan bijak,” tambah Rizki.

Produktif dengan Konten Kreatif

Komentar

VIDEO TERKINI