Dinas Perindustrian Beri Pendampingan dan Bantuan Alat Produksi Kopi untuk IKM

Selasa, 12 Oktober 2021 22:35

IST

FAJAR.CO.ID, MAROS — Dinas Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Pendampingan Pengembangan SDM Industri Diversifikasi Pengolahan Kopi di Hotel Grand Town Mandai, Maros. Yang diikuti oleh para pelaku wirausaha industri kecil menengah (IKM) dari Kabupaten Maros.

Kegiatan yang berlangsung mulai Selasa 12 Oktober hingga 14 Oktober ini dalam rangka pelaksanaan program perencanaan dan pembangunan industri serta upaya memberdayakan potensi lokal yang ada di Sulawesi Selatan. Dalam pendampingan ini dilakukan kegiatan penyusunan, penerapan dan evaluasi rencana pembangunan industri.

Dalam kegiatan ini, dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat produksi kopi dari Dinas Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan. Berupa satu unit alat produksi kopi yang diperuntukkan untuk Sentra IKM Bentenge Mallawa.

Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil membuka kegiatan ini secara resmi. Dirinya menyampaikan, bahwa pendampingan ini dilakukan atas arahan dan bimbingan dari Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dalam mendorong SDM bagi pelaku industri. Menurutnya, pemberian bantuan alat produksi kopi ini sebagai dukungan untuk pelaku IKM kopi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“kita berharap dengan pendampingan dan pemberian batuan peralatan ini adalah pelaku industri bisa memproduksi bubuk kopi dalam jumlah yang besar. Sehingga hasil produksinya bukan hanya di pasarkan di Kabupaten yang bersangkutan saja tetapi juga bisa memenuhi pasar di luar daerah itu sendiri atau pemenuhan pasar secara regional,” tuturnya.

Selain itu, kata Ahmadi, para pelaku industri kopi bukan hanya bisa memproduksi bubuk kopi saja. Tetapi ada produk lainnya, seperti produk kesehatan yang berbahan dasar kopi dan parfum dari kopi. Jadi produksinya bisa bervariasi

Rencananya, bukan hanya Kabupaten Maros, bantuan alat produksi kopi ini juga akan diberikan kepada kelompok industri kopi di Kabupaten Bone dan Kabupaten Jeneponto.

Komentar

VIDEO TERKINI