Kisah Pilu Warga Barru, Hasnah Syam Inisiasasi PKK Barru Peduli

Rabu, 13 Oktober 2021 19:23

IST

FAJAR.CO.ID, BARRU — Sempat heboh sejak sebulan lalu, Suherman salah satu perantau asal Nabire Papua yang kembali ke kampung halaman dalam keadaan sakit dengan cedera Panggul yang mengganggu sistem syaraf sehingga mengakibatkan kelumpuhan, akhirnya tertangani.

Hal ini diinisiasi oleh Ibu Dokter, sapaan Legislator Senayan sekaligus ketua TP PKK Barru, Hasnah Syam, sejak sepekan yang lalu. Di mana saat berada di Jakarta dia mendapatkan kabar bahwa ada masyarakat di wilayah Kabupaten Barru yang sangat membutuhkan penanganan kesehatan.

Hasnah Syam pun segera mendelegasikan kepada pengurus TP PKK Kabupaten Barru untuk segera memberikan bantuan, dan perhatian tersebut, dikemas dalam Program TP PKK Barru Peduli yang selama ini sudah dijalankan secara rutin setiap pekan.

“Alhamdulillah, saat ini Pak Suherman sudah bisa ditangani oleh yang petugas kesehatan dan mendapatkan rujukan ke RSUD Barru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selama ini Suherman terkendala sebab KTP nya bukan Barru dan ada tunggakan pembayaran ke BPJS, sehingga kartu BPJS nya tidak bisa dimanfaatkan. Oleh karena itu, PKK bergerak cepat dengan segera mengurus administrasi kependudukan dengan memindahkan KTP nya ke Kab. Barru sekaligus menyelesaikan tunggakan BPJS sebesar lebih dari 5 juta rupiah dengan bekerja sama BAZNAS Barru, serta mengalihkan kepesertaan BpJS nya ke kartu BPJS PBI yang iuran nya di tanggulangi oleh Pemda Barru, ujar Ketua TP PKK Barru Hasnah Syam yang mendatangi langsung di kediaman Pak Sinar, Saudaranya Suherman, tempat ia tinggal di Corawali, Rabu (13/10/2021).

“Sekarang Pak Suherman sudah selesai administrasi didaftarkan di BPJS Kesehatan Barru, bahkan kartunya dan surat rujukannya sudah diserahkan langsung, tambahnya sembari menjelaskan bahwa ini berkat kolaborasi bersama Baznas Barru dalam membayar tunggakan BPJS Suherman di Papua, yang juga tentunya menjadi bagian yang sinergitas bersama seluruh warga Barru yang taat zakat.

Komentar

VIDEO TERKINI