Pembelajaran Tatap Muka Perdana di Gowa Dimulai 1 November

Senin, 18 Oktober 2021 18:11

Pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan dan menggunakan modul dinilai efektif untuk tetap mendukung proses belajar mengajar di Pangkep.(FOTO:SAKINAH/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, GOWA – Sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) si Kabupaten Gowa akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu tentu jadi angin segar bagi para siswa SD dan SMP yang selama ini belajar via online. Plt Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Rieke Susanti, mengatakan, PTM ini rencananya akan dilakukan pada 1 November 2021 mendatang. 

“Insya Allah kalau tidak ada halangan, PTM akan dilakukan 1 November nanti pak,” kata Rieke kepada jurnalis Fajar.co.id, Senin (18/10/2021). 

Dari segi kapasitas, lanjut Rieke, para siswa dibatasi. Hal itu dilakukan untuk mencegah kerumunan antar siswa di dalam kelas, saat proses pembelajaran berlangsung. 

“Kita sudah buat SOP yakni harus sudah divaksin satu dan dua. Untuk kami ini masih terbatas 50 – 50 persen. Jadi belum semua (siswa) masuk,” jelasnya via telepon. 

Sebelumnya, Pemkab Gowa terus mendorong percepatan cakupan vaksinasi Covid-19 khususnya di kalangan pelajar. Salah satunya Pemkab Gowa kembali menggelar vaksinasi massal bersama Badan Intelijen Negara BIN Daerah Sulawesi Selatan yang difokuskan untuk pelajar.

“Vaksinasi massal ini dilakukan terus untuk menyasar pelajar yang ada di Kabupaten Gowa dalam rangka mempersiapkan pembelajaran tatap muka yang akan kita lakukan,” kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal untuk pelajar dan masyarakat di SMA 9 Gowa di Kecamatan Pallangga, Senin (13/9).

Orang nomor satu di Gowa ini berharap sebelum sekolah tatap muka dilakukan semua siswa sudah divaksin termasuk guru-guru. Karena dirinya tidak ingin membahayakan kesehatan para siswa.

“Karena kita tidak mau mengambil risiko. di beberapa daerah yang sudah melakukan tatap muka, begitu didapatkan ada yang positif, langsung dilakukan penutupan kembali. Kita berharap semua sudah ada anti body Covid-19 baru dilakukan pembelajaran tatap muka,” ungkapnya. (Ishak/fajar) 

Komentar

VIDEO TERKINI