Stok Vaksin Daerah Mulai Menipis

Rabu, 20 Oktober 2021 15:27

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Meski sejumlah daerah di Sulsel menunjukkan kelambanan cakupan vaksinasi. Namun, beberapa diantaranya tetap konsisten sehingga stok vaksin di sana mulai menipis. 

Data Satgas Covid-19 Sulsel yang dihimpun FAJAR, per Sabtu 16 Oktober. Stok vaksin Kabupaten Toraja Utara saat ini hanya berkisar 456 dosis. 

Jika dirata-ratakan dengan minat masyarakat di sana, maka estimasi stok ini hanya mampu bertahan paling lambat dua atau tiga hari kedepan. 

Sementara, cakupan vaksinasi Toraja Utara sudah mencapai 48.5 persen atau menyasar 95.969 jiwa dan setiap hari menunjukkan peningkatan. 

Artinya, Toraja Utara salah satu daerah yang bakal menyusul Makassar, Tana Toraja dan Parepare dengan suntikan dosis pertama menyentuh angka 50 persen dari populasi penduduk.

Ahli Epidemiolog Unhas Prof Ridwan Amiruddin menyebut grafik percepatan vaksinasi memang didasari naik turunnya amino masyarakat. 

Hanya saja, ada beberapa daerah yang terus menambah angka cakupan vaksinasinya, seperti Makassar. Jika peningkatan daerah lain juga menunjukkan pergerakan yang sama, perlu respon baik pemerintah.

“Kesadaran akan vaksinasi harus direspon positig oleh pemerintah dengan segera mendistribusikan tambahan vaksin, bahkan secara merata ke seluruh daerah,” tegas Prof Ridwan kepada FAJAR, Minggu, 17 Oktober. 

Menanggapi hal itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammadong menuturkan ada beberapa persoalan jika membahas tentang stok vaksin. 

Pertama, ia mengaku banyak kabupaten dan kota di Sulsel, terkendala dalam menjemput stok vaksinya. Kedua, data yang diinput pusat berbeda dengan yang ada di Sulsel. 

“Stok vaksin ini hampir kita bahas setiap hari. Karena yang ada di aplikasi masih banyak kelihatan, tetapi faktanya stok sudah menipis atau bahkan relatif habis,” ungkapnya kepada FAJAR. 

Komentar

VIDEO TERKINI