Dua Bupati dan Akademisi Unismuh Jadi Narasumber Madrasah Politik Pemuda Muhammadiyah

Senin, 1 November 2021 09:14

Madrasah Politik dan Siber Pemuda Muhammadiyah Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhamamdiyah (Unismuh) Makassar Erwin Akib PhD menjadi salah satu narasumber dalam Madrasah Politik dan Siber Pemuda Muhammadiyah Sulsel. Acara ini digelar di Hotel Jolin, Jl Pengayoman, Makassar, Jumat-Ahad, 29-31 Oktober 2021.

Dua Bupati di Sulsel juga sempat mengisi acara ini, yakni Bupati Wajo Amran Mahmud, dan Bupati Enrekang Muslimin Bando. Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah dan legislator Sulsel dari Partai Gerindra Muchtar Mappatoba juga hadir sebagai pembicara.

Dalam ulasannya, alumni Program Doktor Universitas Teknologi Malaysia ini membawakan materi tentang ‘Personal Branding’.

“Saya berharap PM perlu melakukan dan memahami strategi dalam melakukan branding, baik pada individu pengurus, maupun secara kelembagaan. Targetnya tentu saja, agar ajaran dakwah Pemuda Muhamamdiyah lebih berterima di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Erwin mengulas beberapa langkah membangun personal branding, yakni Vision (visi), Value (nilai), Autenticity (autentisitas), Personality (kepribadian), Commitment (komitmen), dan Diffrerentiation (perbedaan).

Mengawali pemaparannya, nakhoda FKIP ini menunjukkan keberhasilan brand produk air kemasan ‘Aqua’.

“Di masyarakat, semua jenis air kemasan disebut ‘Aqua’. Tentu membangun brand itu tidak dalam semalam, perlu kerja keras dan konsistensi selama puluhan tahun,” jelasnya.

Erwin juga mencontohkan apa yang telah dilakoninya sebagai Dekan. Beberapa media pernah menyebutnya sebagai ‘Dekan Bencana Alam’.

“Kami tidak pernah membangun brand peduli kemanusiaan seperti itu, tapi kami memang menjadikan Gerakan Taawun sebagai bagian tak terpisahkan dari denyut nafas pendidikan tinggi. ‘Empowering minds into humanity, itulah yang menjadi etos Pendidikan yang kami bangun,” pungkasnya.

Erwin juga menceritakan, selama menjadi Dekan FKIP, ia hanya fokus menggerakkan civitas akademika untuk memberikan kinerja terbaik.

Komentar

VIDEO TERKINI