Imunitas Tidak Menentu, Masifkan Cek Suhu Tubuh

Kamis, 18 November 2021 21:28

Pengecekan suhu tubuh

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Memasuki musim hujan, pengecekan suhu tubuh perlu dimasifkan. Lantaran tingkat penularan virus lebih tinggi dari biasanya.

Di beberapa tempat, pengecekan suhu tubuh terkesan asal dilakukan. Terkadang, bahkan hanya memperhatikan masker dan menjaga jarak saja. Padahal, seseorang bisa saja menjadi carrier karena tubuhnya sedang demam namun memaksakan diri beraktivitas.

“Kepatuhan protokol kesehatan di Sulsel semakin menurun. Bahkan sebagian besar masyarakat mengabaikannya,” jelas Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin, Rabu, 17 November.

Ia menyebut kepatuhan protokol di instansi swasta maupun pemerintah, bahkan mulai diacuhkan. Padahal, pengecekan suhu tubuh merupakan salah satu langkah dalam mencegah terjadinya penularan.

“Paling penting itu bagaimana pengawasan suhu dan mencuci tangan diterapkan. Kita dihadapkan dengan musim hujan. Imunitas tubuh seseorang tidak menentu. Makanya pengecekan suhu tubuh sangat baik mengetahui kondisi seseorang,” terangnya.

Prof Ridwan menekankan, pengecekan suhu harus berjalan sesuai aturan saat ini begitu pun prokes lainnya. “Jadi kalau ada yang suhu tubuhnya melebihi temperatur ketentuan, harus dilarang masuk. Apalagi mereka yang mau masuk ke mal. Bukan hanya berpotensi menularkan. Mereka bisa saja terinfeksi dengan cepat, apalagi sudah berbaur dengan orang bergejala tanpa diketahui,” sambung Prof Ridwan.

Data per Rabu, 17 November, kepatuhan pengawasan suhu tubuh secara keseluruhan hanya berkisar sepuluh persen.

Minimnya lagi, ketersediaan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer hanya sekitar delapan persen. Sedangkan, petugas pegawasan prokes yakni 12 persen.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammadong menyebut data tersebut sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

“Banyak tempat mulai abai akan penunjang ini. Padahal prokes harus selalu berjalan sesuai fungsinya. Kita berharap jika langkah masif prokes itu secara terus-menerus. Walaupun kasus kita terbilang melandai,” tegasnya. (asri)

Komentar

VIDEO TERKINI