Desain Bundaran BTP Segera Diserahkan ke BBPJN, Ada Kolam, Air Mancur dan Jalan Layang

  • Bagikan
Ilustrasi air mancur underpassw

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Desain pembangunan Bundaran Bumi Tamalanrea Permai (BTP) telah dirampungkan oleh Pemerintah Kota Makassar.

Dinas Pekerjaan Umum pun segera melakukan koordinasi dengan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Makassar.

Pasalnya, jalan disana masuk kawasan BBPJN. Sehingga harus ada persetujuan dari pihak balai.

“Dalam dua hari ini kami berencana untuk bertemu dengan pihak balai. Nanti dilihat apakah desainnya kami diterima atau ada saran penambahan,” kata Kepala Bidang Pengembangan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Darlis ketika ditemui di kantornya, Senin, (17/1/2022).

Hanya saja, ia menolak memperlihatkan desainnya sebelum ada persetujuan dari pihak Balai.

Kendati demikian, secara umum bundaran yang akan dibangun nantinya kata Darlis tidak jauh dari bundaran pada umumnya seperti di Simpang Lima Mandai ataupun Center Point of Indonesia (CPI).

Bahkan Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta sempat diklaim sebagai acuan desain.

“Dimana-mana, kota ada bundaran. Tapi pasti Makassar punya ciri tersendiri. Namanya bundar ya bundar,” ujarnya.

Anggaran Rp10 miliar dalam APBD 2022 khusus untuk membangun bundaran dengan diameter 20-30 meter. Nantinya akan diperindah dengan kolam dan air mancur. Selain itu juga akan dibangun jalan layang

“Hampir mirip-mirip kayak di bandara nanti, simpang lima. Desain secara keseluruhan ada di atasnya nanti kayak bentuk jalan layang tetapi anggaran yang Rp10 miliar khusus bundaran. Bertahap dibangun, itu desain secara keseluruhan sudah ada,” jelasnya.

Pembangunan bundaran BTP ini sepaket dengan penataan simpang jalan kota yang kemudian disebut “Smart Panyyingkulu”.

Tidak lain tujuannya adalah untuk mengurangi kemacetan dan menambah keindahan kota.

  • Bagikan