Pasok Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter, Aprindo: Jangan Panic Buying

  • Bagikan
Warga antre membeli minyak goreng murah. (jpc)

FAJAR.CO.ID – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyampaikan, pihaknya telah mendukung implementasi program pemerintah terhadap penyediaan minyak goreng satu harga bagi seluruh lapisan masyarakat, yaitu dengan menjual minyak goreng seharga Rp 14.000 per liternya.

Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey berpesan kepada masyarakat seluruh wilayah Indonesia agar tidak perlu tergesa-gesa (panic buying) atau kuatir atas ketersediaan atau kekurangan minyak goreng pada gerai atau toko ritel modern terhadap stok ketersediaan minyak goreng.

“Berbelanjalah dengan normal dan wajar sesuai kebutuhan serta tetap komit dan wajib disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) 3-M pada saat ini, dalam masa pademi yang sedang kita tanggulangi bersama, sehingga selain kebutuhan pokok kita (minyak goreng) dapat terpenuhi, kesehatan kita tetap terjaga,” tegasnya dalam keterangannya yang diterima oleh JawaPos.com, Kamis (20/1).

Roy menegaskan, para ritel modern anggota Aprindo berkoordinasi intensif dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk menerapkan program tersebut di seluruh wilayah Indonesia sesuai Permendag.

“Kami menyediakan minyak goreng baik kemasan sederhana maupun premium dengan ukuran mulai per 1 liter dijual dengan harga yang sama, yakni Rp 14.000, menggunakan stok atau persediaan minyak goreng yang ada saat ini di setiap gerai atau toko sambil menunggu pasokan minyak goreng dari distributor dan produsen yang telah mendapat penugasan pemerintah,” ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya juga sekaligus mendukung pemerintah untuk menstabilkan harga pangan, salah satunya menjaga kestabilan harga minyak goreng saat ini yang bergejolak dan berfluktuasi agar lebih terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Dengan jumlah pembelian 2 liter minyak goreng untuk dikonsumsi per konsumen, sebagai pemerataan bagi seluruh konsumen guna mendapatkan minyak goreng, sebagai salah satu kebutuhan pokok masyarakat,” tuturnya. (jpc)

  • Bagikan