Ajak Masyarakat Berwirausaha, Pemkab Wajo Janji Permudah Izin dan Modal

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Pemkab Wajo Amran Mahmud membuka pintu lebar bagi warga ingin berwirausaha. Pengurusan administrasi seperti perizinan bahkan modal akan dipermudah.

Berdasarkan data di Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop UKM) Wajo. Tercatat setidaknya ada 33.838 UMKM di akhir 2021. Di antaranya UMKM baru.

Itu pun terlihat dengan banyaknya titik yang menjadi pusat jajanan, baik makanan maupun minuman yang tersebar di beberapa kecamatan. Ada yang sifatnya sementara maupun semipermanen.

Misalnya, di Kecamatan Tempe, ada kampung kontainer. Selain itu, akan segera hadir juga di kawasan ruang terbuka hijau (RTH) Callaccu.

Lalu, di Kecamatan Pammana ada Kuliner Pammana Mabello, di Kecamatan Belawa ada Jajanan Tosagena (JTos), dan di Kecamatan Pitumpanua ada Siwa Culinary Sensation.

Kepala Dinas Perindagkop UKM Wajo, Ambo Mai, menyampaikan bahwa pemanfaatan lokasi tersebut, pihaknya belum mengenakan tarif, baik untuk sewa lahan dan sebagainya.

“Untuk kontainer (tempat), isi, dan kelengkapannya semua disiapkan oleh para penjual. Adapun kalau ada iuran untuk kebersihan, misalnya, itu sesuai kesepakatan para penjual menunjuk koordinator dan menentukan besaran iuran masing-masing,” kata Ambo Mai, Jumat, 21 Januari.

Begitu juga untuk beberapa kontainer yang disiapkan di RTH Callaccu. Sampai saat ini pihaknya belum memberikan tarif. Selain itu, karena jumlah tempat terbatas, untuk penentuannya ditetapkan melalui proses seleksi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Yang dipungut oleh pemerintah nantinya hanyalah pajak restoran sesuai ketentuan. itupun pembayarannya melalui QRIS (Quick Response Indonesian Code Standard),” jelasnya.

Ambo Mai menjelaskan bahwa upaya untuk menumbuhkan UMKM di Bumi Lamaddukelleng adalah esensi dari salah satu program duo Amran, yaitu mencetak 10.000 wirausaha baru. Masyarakat pun di ajak agar berani memulai berwirausaha.

  • Bagikan