ALELEON Supercomputer Bertenaga Prosesor AMD, Mendorong Batas Komputasi Performa Tinggi di Indonesia

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Berdiri di Indonesia, EFISON meluncurkan ALELEON Supercomputer pada April 2021. Bertenaga AMD EPYC™ 7702P dan Prosesor AMD Ryzen™ Threadripper™ 3990X, ALELEON Supercomputer adalah layanan superkomputer EFISON publik pertama untuk komputasi saintifik, kecerdasan buatan, dan big data. Cakupan dan Relevansi Komputasi Performa Tinggi

Data telah, dan akan terus menjadi kekuatan pendorong di belakang kemajuan bisnis, akademik, dan saintifik, menciptakan permintaan komputasi yang signifikan.

Faktanya, perkiraan DataSphere IDC menunjukkan bahwa penciptaan dan replikasi data global akan mengalami compound annual growth rate (CAGR) sebesar 23% selama periode perkiraan 2020-2025[1].

Dengan tenaga dan kecepatan komputasi yang ditawarkan oleh teknologi High Performance Computing (HPC), HPC dapat sangat mengurangi waktu dan TCO yang diperlukan untuk melakukan operasi intensif komputasi dan memproses data dalam jumlah besar. Menyadari nilai luar biasa dari teknologi HPC di dunia berbasis data saat ini, HPC kemungkinan akan digunakan oleh organisasi dari semua ukuran dan menyatu dengan bidang komputasi canggih lainnya termasuk komputasi cloud, AI, dan pembelajaran mesin. 

Hal ini didukung oleh laporan Deloitte Insights[2] berjudul “Technology, Media and Telecommunications Predictions 2019”, yang mencatat bahwa pasar Superkomputer hanya 2 tahun yang lalu sekitar US$50 miliar, dan ini diproyeksikan akan tumbuh seiring dengan kemajuan teknologi dan peningkatan permintaan untuk data. 

Tentang ALELEON SUPERCOMPUTER EFISON[3]

Menyadari nilai bisnis, riset/saintifik, dan sosial HPC, EFISON didirikan dengan dedikasi khusus untuk meningkatkan aksesibilitas ke teknologi HPC. Setelah 6 bulan pengujian beta, EFISON berhasil merilis ALELEON Supercomputer berbasis CPU AMD EPYC, layanan HPC bertenaga prosesor AMD pertama di Indonesia yang dapat diakses publik untuk komputasi saintifik, analisis big data dan di bidang artificial intelligence, mempengaruhi cakupan penggunaan HPC di Indonesia.  

  • Bagikan