Legislator PKS Sebut Pergantian Ketua RT/RW Urusan Lurah, Wali Kota Tak Perlu Turun Tangan

  • Bagikan
Politisi PKS, Azwar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Azwar merespon keinginan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang dalam waktu dekat akan mengganti Ketua RT/RW di Makassar.

Azwar menilai Wali Kota tidak perlu repot-repot mengurusi pergantian Ketua RT/RW. Menurutnya urusan remeh temeh seperti ini cukup ditangani lurah, sekelas Wali Kota tak perlu harus turun tangan.

“Jadi tak perlu pak wali urusi sampai masalah RT/RW ini. Banyak urusan yang besar buat pak wali untuk diselesaikan. Cukup lurah saja yang tangani terkait RT/RW,” kata Azwar saat dihubungi fajar.co.id, Rabu (26/1/2022).

Politisi PKS ini juga menegaskan, jika masa jabatan Ketua RT/RW berakhir pada Februari mendatang maka sebaiknya jabatannya diperpanjang sampai waktu pemilihan dengan menggunakan Perwali baru.

Tidak perlu ada pembentukan pejabat ketua RT/RW yang sifatnya sementara. Lagi-lagi mekanisme ini diserahkan kepada lurah setempat.

“Tidak perlu juga ada PJ RT/RW, kalau masanya berakhir, tinggal diperpanjang sampai waktu pemilihan (dengan perwali baru) lewat keputusan lurah,” tegasnya.

Dan jika masa pemilihan itu tiba, lanjut Azwar, dan ada ketua RT/RW yang ingin diganti maka silahkan saja.

“Asalkan penggantinya itu tinggal di wilayah tersebut dan aktif serta disenangi oleh mayoritas warga di lingkungannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Danny sapaan Mohammad Ramdhan Pomanto berujar akan segera menunjuk penjabat baru di tingkat RT/RW. Hal ini dikarenakan masa jabatan Ketua RT/RW akan berakhir bulan depan.

Hanya saja, pemilihan Ketua RT dan RW yang baru belum bisa dilaksanakan di bulan Februari karena pemerintah kota masih sementara menggodok Perwali baru untuk menggantikan Perwali Nomor 1 Tahun 2017, tentang pelaksanaan pemilihan ketua rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT).

  • Bagikan