Novel Minta Bersih-bersih Pimpinan KPK, Warganet: Sekarang jadi Kantor Partai dan Isinya Suruhan Banteng!

  • Bagikan
Ilustrasi KPK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Pernyataan mantan pegawai KPK, Novel Baswedan yang ingin pimpinan di lembaga anti rasuah itu dibersihkan menjadi magnet kuat bagi netizen. Sebagian besar dari mereka setuju dengan pendapat Novel.

Sekadar diketahui, pendapat yang dimaksud adalah bagi siapa saja yang ingin mengisi jabatan penting di KPK, pimpinannya lebih dulu harus dibersihkan.

"Saat Pimpinan KPK sedang bermasalah dan diragukan kesungguhannya dlm berantas korupsi, apakah jabatan di KPK menjadi menarik?," tanya Novel dikutip Fajar.co.id, Rabu (16/2/2022).

"Sebelum isi jabatan strategis di KPK, mesti bersihkan dulu Pimpinan yang bermasalah. Agar KPK bisa bekerja dgn baik," sambung Novel.

Netizen pun merespons baik pernyataan Novel di kolom komentar.

"KPK sdh dikudeta," cetus @sulaym.

"KPK SUDAH MATI," timpal @ndan.

"Mantap pak," sahut @sobara.

Dari puluhan komentar netizen, ada salah satu dari mereka yang menuding kini KPK sudah tak lagi independen dengan aroma politik.

"KPK sekarang jadi kantor partai," cetus @febry sambil ketawa.

"Pemimpin KPK Isinya suruhan Banteng. Harus ganti rezimnya dahulu," tandas @4dr. (Ishak/fajar)

  • Bagikan

Exit mobile version