Berkat Bantuan Modal Usaha Bantaeng, Produksi dan Penjualan Pandai Besi Meningkat

  • Bagikan

Setelah kunjungan itu Ilham Bin Jamaluddin memberikan cindera mata berupa badik hasil produksi usaha pandai besinya ke Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin.

Badik itu kata dia cukup spesial karena dibuat selama dua minggu. Waktu yang cukup lama itu kata dia karena bahan baku besi harus dilelehkan dan dicampur untuk selanjutnya dibekukan.

"Nanti setelah itu baru kita tempa, jadi besi yang dicampur ini akan menghasilkan corak dan warna berbeda - beda pada badik," jelasnya.

Ilham Syah Azikin selanjutnya menemui pengusaha pandai besi yang sudah tua bernama Samain. Dia lalu mengeluarkan badik berbagai jenis yang telah disimpannya selama puluhan tahun lalu digelar di atas sarung miliknya.

Diatas bale bambu, Samain lalu menunjukkan badik berjenis Tinjarrung yang merupakan senjata khas Bantaeng sejak dulu. Badik Tinjarrung ini wujudnya sangat berbeda dengan badik biasanya. Besinya memiliki corak khusus dan ganggang serta sarung badik terbuat dari kayu berkualitas tinggi.

Samain memberikan Badik Tinjarrung satu - satunya itu kepada Ilham Syah Azikin saat hendak untuk pamit pulang. Dia berharap agar badik berumur puluhan tahun itu dijaga dan dirawat oleh Ilham Syah Azikin.

Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin menyampaikan terima kasih kepada Samain. Baginya, badik Tinjarrung yang diamanahkan kepadanya akan dijaga dan dirawat dengan baik.

"Insha Allah saya akan jaga dan rawat amanah ini dengan baik," kata dia.

Kedepannya, Bupati bergelar doktor ilmu pemerintahan itu akan terus mendukung pengusaha pandai besi di Bantaeng. Dia juga akan menjadikan badik khas Bantaeng yang diproduksi dari pengusaha pandai besi lokal akan dilestarikan.

  • Bagikan