Tawuran Pecah Lagi, Seorang Wanita Disandera Pelaku

  • Bagikan
Tim UPRC Thunder Dit Samapta Polda Sulsel memperlihatkan barang bukti yang di gunakan tawuran antar kelompok. (Ishak/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Pertikaian atar dua kelompok warga di Jalan Sabutung Baru, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar kembali terjadi.

Keduanya terlibat aksi tawuran dan membuat suasana di kawasan padat pemukiman penduduk itu kembali tegang, setelah beberapa bulan sebelumnya telah kondusif.

Tawuran kali ini terjadi pada Selasa dinihari (22/3/2022). Kesaksian warga, para pelaku melakukan saling serang menggunakan batu, anak panah, dan benda tumpul lainnya.

Tidak berselang lama terlibat saling serang, Tim UPRC Thunder Dit Samapta Polda Sulsel membubarkan para pelaku yang kocar-kacir melihat kedatangan polisi. Sebuah anak panah dan pelontarnya disita polisi sebagai barang bukti hasil kejahatan tersebut.

Sementara pelaku berhasil kabur. Kabar yang beredar di lokasi yang diterima Fajar.co.id, tawuran itu diduga dipicu akibat salah satu kelompok warga sempat menyandera seorang wanita, dan membuat kelompok lain geram hingga tawuran tak terhindarkan.

Seorang warga, Daeng Sirajuddin, membenarkan adanya penyanderaan terhadap seorang wanita tersebut.

"Ada banyak orang (pelaku). Kalau di sini lima orang. Kalau di sana lima atau tujuh orang. Tidak ada yang terluka. hanya itu perempuan yang katanya diambil, disandera oleh orang di situ," katanya di lokasi.

Akibatnya, wanita itu pun menangis. Dia terisak atas peristiwa itu yang menimpa dirinya. Tim Thunder pun mengarahkan wanita itu untuk melaporkan ini ke Polres Pelabuhan Makassar, untuk penyelidikan lebih lanjut.

Masih di tempat yang sama, Dantim 2 UPRC Thunder Samapta Polda Sulsel, Aipda Asrin Aziz, mengatakan, awalnya wanita itu hanya melintas di Jalan Sabutung Baru bersama suaminya. Tak lama, suaminya itu pun dikeroyok oleh salah satu kelompok warga.

  • Bagikan

Exit mobile version