Ulang Tahun PMTI Ke-18, Obati Kerinduan Warga di Perantauan

  • Bagikan
IST

FAJAR.CO.ID, TORAJA -- Ulang tahun Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) ke-18 dipusatkan di Toraja.

Pelbagai kegiatan digelar pada kegiatan tersebut seperti pawai budaya, expo UMKM, sosialisasi pencegahan bunuh diri dan kekerasan seksual. HUT PMTI ini dihadiri pengurus PMTI se Indonesia.

Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengatakan, PMTI semakin menghayati nilai-nilai ke Torajaan di bawah falsafah hidup orang Toraja, yaitu Misa Kada Dipotuo Pantan Kada Dipomate, sehingga terwujud kebersamaan tanpa mempertimbangkan perbedaan agama dan lainnya.

"Kita harus menuju ke satu tujuan, Tondok Lepongan Bulan, Toraya Mala'bi," katanya, Selasa, 19 April 2022.

Theo menjelaskan, berbagai program telah pemerintah daerah bahas bersama pengurus PMTI. Salah satunya, Pemkab di dua Kabupaten akan berkolaborasi dengan PMTI untuk menggelar lomba desain homestay.

Tujuannya, untuk menghadirkan 1.000 kamar homestay di Tana Toraja dan Toraja Utara. Selain itu untuk menunjang sektor kepariwisataan di Toraja.

"Beberapa event yang kita gelar tahun ini khususunya HUT Kabupaten, dapat kita gelar bersama-sama dalam koordinasi dan sinergi yang baik. Karena HUT Kabupaten bukan hanya milik pemerintah, melainkan seluruh masyarakat Tana Toraja, baik yang ada di kampung maupun di perantauan," jelasnya.

Sementara, Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (purn) Yulius Selvanus Lumba mengutarakan, perayaan HUT PMTI di Toraja ini sebagai wujud kerinduan terhadap kampung halaman.

Pihaknya juga hadir untuk bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat Toraja. Selain itu, kegiatan ini digelar untuk kembali bersama, berkumpul, bergembira setelah merenggang akibat pandemi Covid-19.

  • Bagikan