Sesalkan Polisi Tak Tanggapi Aduan Ancaman Pembunuhan, Ayah Korban Pasrah, Minta Pelaku Dihukum Setimpal

  • Bagikan
Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID — Ujang Mimin, ayah Wiwin Sunengsih yang tewas dig0rok lehernya oleh pacarnya di Kabupaten Bandung Barat, menyesalkan polisi yang tak menanggapi pangaduan.

Padahal, pihak keluarga sudah membuat aduan ke Polsek Padalarang karena sudah ketakutan dengan kelakuan pelaku berinisial Mulyadi itu.

Menurutnya, seandainya polisi langsung memproses aduan pihak keluarga, peristiwa itu mungkin bisa saja tak terjadi.

“Seharusnya polisi dapat memproses pengaduan pihak keluarga agar dapat mengantisipasi peristiwa pembunuhan terhadap anak saya,” sesal Ujang Mimin, Selasa (10/5/2022).

Kendati demikian, Ujang menyatakan, pihak keluarga tetap tak terima dengan M yang telah menghabisi W.

“Maunya pelaku harus dihukum setimpal,” tegasya.

Meski berat, tapi keluarga mengikhlaskan kepergian W yang dig0rok pacarnya.

“Secara orang mati teh jalannya masing-masing. Ada yang sakit udah lama dan ada yang gak sakit meninggal juga. Itu macam-macam orang meninggal. Bapak sudah ikhlas sama takdir,” tuturnya pasrah.

Sebelumnya, Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan membenarkan adanya peristiwa wanita dig0rok pacar sampai nyaris putus.

Korban, adalah W, warga Kampung Gunung Bentang, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Imron menjelaskan, berdasarkan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, peristiwa itu dilatarbelakangi pelaku yang sakit hati kepada korban.

Perwira Polri dengan dua melati di pundak itu juga membenarkan bahwa korban tengah dalam keadaan hamil tiga bulan.

“Berdasarkan keterangan para saksi dan olah TKP, diduga pelaku ditolak nikah oleh korban hingga berujung penganiayaan, hingga korban tewas,” ungkap Imron kepada wartawan, Selasa (10/5/2022).

Imron menyatakan, korban saat itu ditemukan di depan rumahnya sudah dalam keadaan bersimbah darah sekitar pukul 10:00 WIB.

  • Bagikan