Percepat Emergency Response Keadaan Darurat, Pertamina Group dan Perusahaan Migas se-Sulawesi Teken MoU

  • Bagikan
Pimpinan Perusahaan Migas sesaat setelah melakukan penandatanganan. Dari Kiri Ke Kanan GM PPN Sulawesi, Senior Manager Donggi Senoro LNG, GM PGE AG Lahendong, President Energy Equity Epic Sengkang, Manager K3LL SKK Migas, GM Pertamina JOB Tomori Sulteng

Manager Senior K3LL SKK Migas Ivan Fadly Azmi mengatakan bahwa diperlukan perencanaan yang baik untuk kesiapsiagaan dalam kondisi darurat guna meminimalisir resiko yang mungkin timbul baik sosial, lingkungan maupun anggaran negara. “Sebagai lembaga negara koordinator hulu migas, SKK Migas menyambut baik kerjasama ini, harapannya seluruh pihak saling bahu membahu apabila terdapat keadaan darurat, kompetensi dan tanggung jawab masing-masing pihak harus d perhatikan sesuai kemampuan dan koridor masing-masing sehingga tidak saling tumpang tindih,” ujar Ivan dalam sambutannya

Senada dengan SKK Migas, Operation Senior Manager PT Donggi Senoro LNG yang menjadi salah satu pihak dalam MoU itu mengungkapkan bahwa kesepakatan ini merupakan terobosan untuk penanggulangan keadaan darurat yang cepat, tepat dan tentunya berdampak positif untuk masyarakat dari sisi pemenuhan energi, resiko yang timbul maupun dampak langsung untuk masyarakat. “Peningkatan kompetensi dan latihan bersama menjadi kunci dalam implementasi MoU ini,” ujarnya.

Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Agus Dwi Jatmoko dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kesediaan masing-masing perusahaan untuk saling membantu dalam penanggulangan keadaan darurat yang diwujudkan dalam penandatanganan MoU ini. Sebagai informasi Patra Niaga Sulawesi memiliki 17 Terminal BBM, 7 Supply Point LPG, dan 4 Depot Pengisian Pesawat Udara. Meskipun memiliki resiko paling kecil dibandingkan perusahaan migas lainnya namun dengan wilayah yang cukup luas memerlukan back up dari perusahaan migas terdekat dengan wilayah operasinya. “Kami merasa terhormat ditunjuk sebagai koordinator, oleh karena itu kami akan mengerahkan sumber daya personil maupun sarfas dengan maksimal dan kami harapkan perusahaan migas lain juga melakukan sebaliknya", ujar Agus.

  • Bagikan

Exit mobile version