KM 50 Kembali Ramai Dibahas Netizen, Wakil Ketua MPR Minta Kapolri Mengusut Ulang

  • Bagikan
Tangkapan Layar Video (Twitter)

FAJAR.CO.ID -- Meruncingnya taring Polri mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J, membuat politisi sekaligus Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid angkat bicara.

Menurutnya, untuk mengembalikan citra positif kepolisian di Indonesia, Polri juga mesti mengungkap dalang di balik tragedi KM 50 yang menewaskan enam anggota FPI.

"Dan terutama demi tegaknya hukum dan keadilan, agar dg demikian citra positif Polri bisa dikembalikan. Maka demi itu semua, tuntaskan juga kasus #KM50 terkait unlawfull killing thd laskar FPI, yg sudah dilaporkan olh KomnasHAM dan jadi komitmen Kapolri @listyoSigitP," tutur Hidayat Nur Wahid dalam akun Twitter Pribadinya @hnurwahid. Selasa (9/8/2022).

Selain Wakil Ketua MPR RI, pegiat media sosial, Lukman Simandjuntak juga bersuara melalui cuitannya di Twitter.

Lukman Simandjuntak menganggap pemeriksaan Ferdy Sambo bisa menjadi gerbang awal mengusut ulang kasus tagedi KM 50.

"Melihat keterlibatan Sambo pada kasus terbunuhnya Brigadir J, kok saya merasa kasus terbakarnya Kejaksaan Agung dan pembunuhan KM 50 sangat layak dibuka kembali," cuitnya melalui akun @hipohan.

Pantauan fajar.co.id, hingga malam ini pukul 18.00 WIB, cuitan terkait KM 50 masih trending topik di twitter. Ribuan pengguna twitter mencuitkan tagar tersebut. Mereka mendesak Polri membuka kembali kasus pembunuhan 6 orang laskar FPI tersebut.

"Makar Alloh Maha Dahsyat . .
Kasus KM 50 mereka sepelekan, dg membebaskan para pembunuh.
Dan dg kasus pembunuhan Brigadir Joshua, akhirnya mereka sendirilah yg membongkar busuknya kejahatan yg mereka lakukan," tulis salah satu netizen.

  • Bagikan

Exit mobile version