Ketua Pordasi Sulsel Dorong Maros Hasilkan Atlet Berkuda Berprestasi

  • Bagikan
IST

Pordasi Sulsel mendatangkan atlet andalannya dari sembilan kabupaten, untuk menjalani ekshibisi pada festival ini. Antara lain

Daeng Nai, Munzir Alqadri, dan Andi Untung. Mereka akan tampil pada sejumlah kategori, termasuk berkuda memanah atau HBA (Horseback Arvhery).

"Mudah-mudahan bisa makin meram aikan acara kita, menghidupkan perekonomian. Bukan hanya selama dua hari event, namun seterusnya jika kita sudah bisa menjadikan berkuda sebagai magnet wisata di Tanete ini," tambah Muzayyin.

Muzayyin juga mengungkap bahwa selama ini, peternak kuda di daerah ini umumnya membudidaya masih dengan metode konvensional. Padahal, ada crossbreeding. Metode persilangan, mengawinkan kuda betina lokal dengan pejantan dari luar.

"Kita bisa lihat hasilnya di Sulawesi Utara. Teman-teman di Manado sudah biasa menjual kudanya dengan harga Rp50 jutaan dalam tempo singkat," ujarnya.

Padahal di Sulsel, kata Wakil Ketua DPRD Sulsel itu, peternak baru bisa menjual kudanya setelah dipelihara 8-10 tahun. Itu pun harganya di bawah Rp20 juta.

Makanya, Muzayyin berharap festival berkuda di Tanete yang sudah memasuki tahun kedua bisa menggairahkan semangat warga peternak. Termasuk mempelajari metode crossbreeding.

"Kalau itu bisa dilakukan, insyaallah masyarakat peternak kita akan jadi lebih sejahtera, kaya raya," ucapnya.

Muzayyin pun membawa beberapa ekor kuda peranakan yang selama ini dibudidayakan di stable miliknya. (ikbal/fajar)

  • Bagikan

Exit mobile version