Tragedi Kanjuruhan Sita Perhatian Dunia, Praktisi Hukum: Aparat Salah dan Tidak Cermat dalam Jalankan SOP

  • Bagikan
Praktisi Hukum Adyatma Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Tragedi Kanjuruhan yang menelan rarusan korban jiwa terus menyita perhatian dunia. Sorotan terutama ditujukan pada penanganan keamanan oleh kepolisian dan TNI.

Praktisi Hukum Adyatma Abdullah menuturkan, peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang, yang menyisakan perasaan pilu yang mendalam bagi semua pecinta olah raga sepak bola di dunia. Khususnya pecinta sepak bola di dalam negeri, karena peristiwa tersebut mengakibatkan 100 lebih nyawa hilang. Baik dari pihak suporter maupun pihak aparat.

Terjadinya prokontra bahwa siapa yang paling bersalah dan bertanggungjawab. Menurut Adyatma, peristiwa tersebut harus dilihat secara komprehensif dan tidak setengah-setengah sehingga tidak menyimpulkan berdasarkan kepentingan sepihak.

"Kalau menurut pandangan kami yang mengamati dari perkembangan berita yang berkembang, ada beberapa hal yang bisa dianggap menjadi masalah," ujar Adyatma kepada Fajar.co.id (5/10/2022).

Masalah yang dimaksud Asyatma, pertama ada kesalahan sebagain kecil suporter, dan kedua tidak diterapkannya SOP penanganan masalah yang tepat oleh aparat. Serta beberapa hal lainnya.

"Tidak bisa dipungkiri sebagian kecil suporter yang menurut hemat kami salah karena melakukan tindakan yang tidak sportif. Dan, melanggar hukum dengan melakukan kerusuhan atau memasuki lapangan dan mengganggu ketertiban dalam stadion," lanjutnya.

Lulusan UII Jogjakarta itu menambahkan, hal demikian tidak harus dilakukan karena apapun hasil petandingan, baik menang maupun kalah sebagai suporter mesti menerima.

  • Bagikan