Ikut Bantu Tekan Inflasi, 40 Hektare Lahan Perkebunan Bantaeng Tersentuh Bantuan Pemerintah

  • Bagikan
IST

FAJAR.CO.ID, BANTAENG -- Pemerintah Kabupaten Bantaeng berupaya meningkatkan produksi hortikultura. Salah satunya dengan meningkatkan produksi bawang merah di Kabupaten Bantaeng.

Upaya itu dilakukan dengan penyaluran benih bawang berkualitas dan pupuk organik. Penyaluran benih ini dilakukan secara simbolis di Desa Bonto Tallasa, Minggu, 23 Oktober 2022. Total ada 40 hektare lahan yang tersebar di kecamatan Ulu Ere tersentuh program bantuan benih dan pupuk ini.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantaeng, Suryani mengatakan, benih bawang merah yang dibagikan kepada petani ini adalah jenis benih bawang merah batu ijo. Benih jenis ini memiliki keunggulan lebih tahan pada kondisi iklim sedang yang lembap.

"Bawang merah ini adalah salah satu produksi pertanian yang bisa menjaga inflasi. Oleh karena itu, kita melakukan upaya untuk meningkatkan produksi untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga," jelas dia.

Informasi yang diihimpun, benih jenis bawang merah batu ijo ini memiliki keunggulan yang tahan terhadap penyakit. Benih seperti ini juga memiliki potensi panen antara 8 ton hingga 10 ton per hektare.

"Masa panen bawang jenis ini bisa mencapai dua bulan," kata dia.

Dia mengatakan, upaya bantuan benih bawang merah ini dilakukan untuk mendorong peningkatan pendapatan keluarga petani di Bantaeng. Menurutnya, jika pendapatan keluarga sudah membaik, maka akan mendorong kesejahteraan masyarakat Bantaeng.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah ini adalah untuk menjaga dan meningkatkan produksi pertanian terutama di sektor hortikultura. Dia menyebut, bawang merah adalah salah satu produk pertanian yang menjadi penentu terjadinya inflasi.

  • Bagikan