Yahya Cholil Staquf Sampaikan Duka untuk Pimpinan OPM, Netizen: Pemberontak Dibilang Pejuang

  • Bagikan
Tangkapan layar

FAJAR.CO.ID -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menyampaikan duka mendalam kepada salah satu pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Filep Jacob Samuel Karma yang meninggal pada Selasa, 1 November 2022, lalu.

Ucapan belasungkawa itu dituliskan Gus Yahya melalui akun twitternya, @YahyaCStaquf, pada Rabu (2/11/2022).

"Selamat jalan kawan, pejuang kemanusiaan dan kesetaraan," tulis Yahya Cholil Staquf, dikutip fajar.co.id pada Jumat (4/11/2022).

Cuitan itu juga dilengkapi dengan gambar ucapan belasungkawa disertai foto mendiang Filep. Pada foto itu tampak narasi ucapan duka bertuliskan "Turut Berduka Cita. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Turut Berudka Cita Atas Wafatnya Filep Jacob Samuel Karma. Tokoh Papua, Pejuang Kemanusiaan dan Kesetaraan, Selasa, 1 November 2022. KH. Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU," demikian narasi dalam gambar itu.

Cuitan itu pun ramai dikomentari netizen. Pasalnya, mendiang Filep Jacob Samuel Karma, diketahui sebagai salah pimpinan separatis Papua yang menyebabkan banyaknya anggota TNI, Polri, bahkan warga sipil jadi korban jiwa. Bahkan, negara telah menyatakan KKB Papua sebagai teroris.

"Separatis dianggap pejuang kemanusiaan. Berapa bnyak anak bangsa yg mati karena ulah mereka. Hebat, sekalian jga dukung Papua Merdeka," tulis salah satu netizen membalas cuitan Gus Yahya.

"Pejuang kemanusiaan? Bah!! TNI banyak gugur di tangan anak buahnya..gak ikhlas aku mah. NKRI harga mati di bibir doang..," kritik lainnya.

"Manusia ini🤣🤣….. ko bisa bilang kawan ke yang sudah divonis MAKAR pada negara INDONESIA ini 🤣🤣 Mohon agar @DPR_RI
serta @jokowi juga @nu_online diperhatikan Cuitan ini …. apakah merasa paling NKRI 🤣🤣 gerakan OPM sudah Di cap TERORIS..🤔," cuap lainnya.

  • Bagikan

Exit mobile version