Lakukan Pengawasan, Kadis PUPRP Wajo Atensi Kontraktor Jembatan Soreanglopie, Ini Tujuannya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SENGKANG -- Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Wajo, Andi Pameneri melakukan kunjungan kerja di Jembatan Soreanglopie Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo, Selasa 15 November.

Andi Pameneri mengatakan, kunjungan dalam bentuk pengawasan. Sebab telah menerima laporan sudah sepekan, tidak ada kegiatan pekerjaan pada proyek APBD senilai Rp14.121.167.000.

Dihadapan menyedia jasa atau kontraktor CV. Bintang Silalouw, Edi. Pameneri menayangkan kendala yang dihadapi, menyebabkan terjadi keterlambatan. Masa kontrak berakhir 12 Desember.

"Saya kira tidak ada kendala kalau seperti ini. Pak Edi apa betul-betul serius bekerja, waktunya kurang sebulan ini," tanyanya.

Berdasarkan laporan konsultan pengawas, progres fisik masih sekitar 15 persen. Waktu terpakai 139 Hari Kalender (HK). Terjadi deviasi sekitar 55 persen.

Alumnus STPDN ini memberikan semangat kepada penyedia jasa agar memaksimalkan sisa waktu. Sehingga bobot yang ada dijadikan dasar untuk penambahan masa pekerjaan bila memungkinkan.

"Penambahan tenaga kerja dan peralatan perlu dilakukan. Jadi bisa digenjot bobot yang tertinggal. Sehingga manfaatnya cepat dinikmati masyarakat," bebernya.

Kontraktor CV. Bintang Silalouw, Edi mengaku, serius bekerja dan menyelesaikan kewajibannya. Ia beralasan ketinggian air Sungai Bila menyebabkan terjadinya keterlambatan.

"Air pernah naik di bantaran sungai. Sekitar bulan 10, saat kegiatan pemasangan tiang pancang," bebernya.

Saat ini. Tiang pancang sudah terpasang sebanyak 60 batang di 30 titik. 1 titik terdiri 2 batang tiang. Terkait tenaga kerja, dirinya berjanji melakukan penambahan personil dan dalam waktu dekat kembali bekerja.

  • Bagikan