Efek Nataru, Penerimaan Pajak Sepanjang Januari 2023 di Sulsel Capai Rp1,10 Triliun

  • Bagikan
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Selatan, Supendi

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Realisasi pajak Sulawesi Selatan (Sulsel) pada bulan Januari dinilai baik, jumlahnya menyentuh angka Rp1,10 triliun.

“Mengawali tahun 2023, pertumbuhan pajak sangat baik. Realisasi sampai dengan 31 Januari 2023 mencapai Rp1,10 triliun,” ungkap Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Selatan, Supendi, dalam jumpa pers, yang digelar melalui virtual Zoom, Jumat (24/2/2023).

Supendi bilang, penerimaan pajak Rp1,10 triliun, berarti 8,9 persen dari target tahun 2023. Yakni Rp12,83 triliun.

“Target penerimaan Pajak untuk Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2023 sebesar Rp12,83 triliu, lebih tinggi dibandingkan target tahun 2022 sebesar Rp10,63 triliun,” jelasnya.

Angka penerimaan pajak yang terbilang tinggi itu, kata dia tak terlepas dari efek Natal dan Tahun Baru 2023 dan Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan (UU HPP).

“Kinerja penerimaan pajak yang baik dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi yang meningkat pada bulan Desember sejalan dengan libur Nataru serta dampak implementasi UU HPP,” terangnya.

Lebih rinci, kenaikan pendpatan perpajakansebesar 46,59% itu, disebabkan oleh PPh, yangmengalami growth yg cukup bagus.

“Khususnya PPh Pasal 25/29 Badan, selain PPh Pasal 25/29 Badan, setoran PPh Final dari program PPS, juga berkontribusiatas realisasi penerimaan Jenis Pajak Pajak Penghasilan (PPh). Hal ini disebabkan semakin membaiknya kondisi perekonomian,” ucap Supendi.

Supendi menuturkan, secara garis besar, data-data ekonomi makro regional Sulsel menunjukkan data yang menggembirakan. Perekonomian tumbuh solid menjadi pondasi kuat dalam menghadapi risiko global di tahun 2023.

  • Bagikan