Mudik: Rindu yang Harus Terbalaskan

  • Bagikan
IST

 Peningkatan arus mudik pada tahun 2023 cukup meningkat pada tahun 2022 dan 2021, menurut sumber data kementerian perhubungan, diolah Litbang Kompas 2023, penduduk Indonesia yang mudik lebaran tahun ini sebanyak 123,8 Juta jiwa dan tahun lalu 85,5 juta jiwa dan tahun 2021 adalah 27,6 juta jiwa. Hal ini terjadi meningkatnya data tersebut pada tahun ini dikarenakan pembatasan sosial telah dicabut. Pada awal bulan Mei 2020 hinga akhir tahun 2022 menjadi momen pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang berdampak tidak sedikit masyarakat melakukan aktifitas mobilitas khususnya dihari raya. kedua perekonomian beranjak pulih, hal ini ditandakan pencabutan instruksi Mendagri Nomor 50 dan 51 Tahun 2022 oleh presiden Republik Indonesia, Ir. H. Jokowi Dodo. Dengan pencabutan tersebut mobiltas masyarakat meningkat dan pemulihan ekonomi masyarakat mulai bertumbuh setelah badai covid-19 melanda dan adanya libur dan cuti Bersama pada tanggal 19-25 April 2023. Ketiga alasan pendorong tersebut, berdampak pada alasan konkrit bahwa masyarakat untuk melakukan Tindakan rasional instrumental dalam konsep Weber. Dalam konsepnya tersebut seseorang atau kelompok masyarakat melakukan suatu tindakan akan disesuaikan dengan tujuan akhir yang ingin dicapai. Selama apapun ditempat perantauan, mudik menjadi tujuan akhir dan yang akan selalu dinantikan. Membuat janji dengan orang terkasih menjadi alasan kuat untuk mudik, Mengingat momen-momen saat masa kecil/ remaja dikampung halaman, membangun silaturahim dengan berkunjung kerumah-rumah keluarga tercinta dikampung halaman yang sudah lama terpisah jauh hingga membagikan rejeki/THR kepada keluarga-keluarga dikampung halaman.

  • Bagikan

Exit mobile version