Rapat Sinkronisasi Kebijakan, Kemenko Marves Janjikan Bantu Pemkab Wajo Fasilitasi Penyelematan Danau Tempe

  • Bagikan
IST

Sementara itu, Sofyan Jaya mewakili Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang mengatakan yang menjadi masalah saat ini belum adanya garis sempadan di wilayah Danau Tempe.

"Harapannya nanti ada kajian yang bisa menetapkan garis sempadan wilayah Danau Tempe, antara 50-100 meter dari wilayah aktivitas masyarakat, " katanya.

Dikatakannya, elevasi air yang tinggi di Danau Tempe diakibatkan anomali cuaca yang terjadi selama ini, selain itu terjadinya sedimentasi yang begitu cepat menjadi faktor penyebab tingginya elevasi permukaan air.

"Idealnya elevasi permukaan air hanya 5-6, tetapi hal itu sulit dilakukan ketika curah hujan tinggi dan anomali cuaca terus berlangsung, " kata Sofyan.

Terkait fasilitasi program, Zainuddin dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi mengatakan pihaknya siap membantu Pemerintah dan Masyarakat kabupaten Wajo terkait penyelamatan Danau Tempe.

Untuk itu, ia meminta kepada pihak Pemerintah Kabupaten Wajo agar menyiapkan data mengenai dampak elevasi permukaan air. Begitu pula dengan kajian-kajian yang telah dilakukan agar diinvetarisir kembali.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Sekda Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Andi Muhammad Baso Iqbal, Para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa dan Lurah serta undangan lainnya. (rls)

  • Bagikan

Exit mobile version