Lima Desa dan Kelurahan di Maros Punya Bank Sampah

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAROS -- Masing-masing lima desa dan kelurahan di Kabupaten Maros memiliki bank sampah. Ini ditandai dengan launching Bank Sampah, Senin, 5 Juni di Lapangan Pallantikang Maros.

Kepala Bidang Pengelolaan, terkait masalah sampah pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Kabupaten Maros, Muhammad Yusri mengatakan kalau hari ini pihaknya melaunching bank sampah di sepuluh desa dan keluruhan.

"Masing-masing lima desa dan lima kelurahan," Katanya.

Untuk kelurahan meliputi Kelurahan Pettuadae, Turikale, Taroada, Adatongeng, dan Alliritengngae.

"Sementara untuk bank sampah di desa itu meliputi Desa Nisombalia, Borimasunggu, Salenrang, Je’na Taesa, dan Sambueja,"katanya.

Dia mengatakan kalau keberadaan bank sampah ini nantinya akan membantu menekan volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir sampah.

"Ini juga akan membuat masyarakat semakin aktif terlibat penanganan sampah. Karena sampah akan dipilah-pilah,"sebutnya.

Tidak hanya itu, keberadaan bank sampah ini akan memberikan manfaat ekonomi (sirkular ekonomi) pada masyarakat itu sendiri.

"Konsepnya hampir sama dengan bank konvensional ketika masyarakat menabung. Jadi kalau misalnya masyarakat menabung di bank sampah ini lima kilogram sampah, minggu depan lima kilogram lagi, nanti akhir bulan baru di ambil," jelasnya.

Dia menjelaskan kalau di bank sampah ini, sampah yang dikelola berupa sampah anorganik.

"Bank sampah ini masih fokus untuk sampah anorganik atau sampah plastik, kertas," katanya.

Tidak hanya berhenti pada sepuluh desa dan kelurahan ini, tahun ini pihaknya kembali menargetkan 50 bank sampah di Maros.

  • Bagikan

Exit mobile version