Sasar Masyarakat Tidak Mampu, 175 Rumah Tangga di Makassar Teraliri Listrik Gratis

  • Bagikan
Peresmian Bantuan Pasang Baru Listrik di Makassar oleh Komisi VII DPR RI (Foto: Arya/Fajar)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meresmikan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Makassar. Ada 175 rumah tangga penerima manfaat.

Anggota Komisi VII DPR RI, Ridwan Andi Wittiri mengatakaan program tersebut merupakan program nasional. Di Sulawesi Selatan (Sulsel) sendiri, ada 7.500 penerima manfaat.

“Sulsel itu hanya 7.500. Program ini meningkatkan akses listrik di seluruh Indonesia. Menyasar orang yang betul-betul tidak mampu,” kata Ridwan dalam persemian di Kelurahan Pabaeng-Baeng, Makassar, Jumat, (3/11/2023).

Ia mengungkapkan, tahun lalu ada 85.000 penerima manfaat di Sulsel. Tahun depan, ditargetkan 15.000 penerima manfaat.

Secara nasional, ada 125.000 rumah tangga yang mendapatkan listrik gratis dari BPBL tahun ini. Itu dibikan di 32 provinsi di Indonesia.

“Tidak ada bayar-bayar. Semua ini gratis,” tegasnya.

General Manager PLN UID Sulselrabar Moch Andy Adchaminoerdin mengatakan, diresmikannya 175 BPBL tersebut kenambah elektrifikasi di Sulsel. Terkhusus di Makassar.

Dimana saat ini, kata dia, masih ada 0,01 persen rumah tangga yang belum menikmati aliran listrik.

“Rasio elektrifikasi masih ada 0,01 persen. Kalau di jumlah dengan penduduk Makasar itu masih besar,” kata Andy.

Di Program BPBL, Andy mengatakan pihak PLN yang diberi mandat untuk memasang listrik. Selain menambah elektrifikais di Makassar, ia juga berharap listrik yang diterima masyarakat bisa meningkatkan taraf hidup.

“Kami PLN sebagau BUNN diberi mandat dari pemerintah. Tentunya kami mendukung penuh. Semoga mendorong produkutifutas dan memberi manfaat,” pungkasnya.
(Arya/Fajar)

  • Bagikan

Exit mobile version